Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bek AC Milan Enggan Ungkit Gol Kontroversial Parma, Pilih Evaluasi Tim Sendiri

Kompas.com, 23 Februari 2026, 07:07 WIB
Ahmad Yasin

Penulis

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - AC Milan menelan kekalahan 0-1 dari Parma pada pekan ke-26 Liga Italia di San Siro, Minggu (22/2/2026).

Satu-satunya gol dalam laga tersebut lahir pada menit ke-80 lewat sundulan Mariano Troilo setelah memanfaatkan sepak pojok.

Wasit Marco Piccinini sempat menganulir gol itu karena dugaan pelanggaran di kotak penalti.

Ada indikasi Troilo melompat di atas Davide Bartesaghi atau kiper Mike Maignan terhalang oleh Lautaro Valenti saat mencoba menjangkau bola.

VAR kemudian meminta peninjauan ulang. Setelah melihat tayangan ulang cukup lama, Piccinini mengubah keputusan awal dan mengesahkan gol Parma.

Ia menilai tidak ada pelanggaran terhadap Bartesagaghi maupun Maignan. Keputusan tersebut memicu perdebatan seusai pertandingan.

Baca juga: Skor AC Milan Vs Parma 0-1: Gol Bola Mati ala Arsenal Picu Kontroversi

Gabbia Pilih Fokus ke Tim Sendiri

Di tengah polemik tersebut, bek AC Milan Matteo Gabbia memilih tidak memperpanjang kontroversi gol Parma.

Pemain yang batal menjadi starter karena cedera saat pemanasan itu menyampaikan sikapnya seusai laga.

"Kami pastinya kecewa dengan jalannya pertandingan dan kekalahan ini," ujar Gabbia.

Christian Pulisic dan Adrien Rabiot kala beraksi dalam laga pekan ke-26 Liga Italia 2025-2026 AC Milan vs Parma di Stadion San Siro, 22 Februari 2026.Dok. AC Milan Christian Pulisic dan Adrien Rabiot kala beraksi dalam laga pekan ke-26 Liga Italia 2025-2026 AC Milan vs Parma di Stadion San Siro, 22 Februari 2026.

Baca juga: Eks Kiper dan Wasit Kompak Sebut Milan Dirugikan Gol Kontroversial Parma

"Tetapi, para wasit mencoba melakukan yang terbaik di atas lapangan dan kami tidak perlu menghabiskan tenaga untuk membahas mereka."

"Kami hanya perlu mencari kemenangan, tidak ada gunanya menciptakan kontroversi," imbuhnya.

Gabbia menegaskan tim harus melihat ke dalam dan memperbaiki performa sendiri ketimbang membicarakan keputusan pengadil lapangan.

Evaluasi Usai Gagal Manfaatkan Peluang

Milan gagal mencetak gol sepanjang 80 menit sebelum kebobolan. Padahal, beberapa peluang sempat tercipta. Kondisi ini menjadi sorotan Gabbia.

"Ini adalah malam yang tidak dimulai dengan baik dan berakhir dengan kekalahan," lanjutnya.

"Apakah ada kebiasaan dari kami mengalami kesulitan menghadapi tim-tim yang dianggap 'kecil'? Sulit membahasnya."

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Italia: Milan dan Napoli Terpeleset, Inter Kian Kokoh

"Ada pertandingan melawan tim-tim seperti ini di mana kami memberikan penampilan bagus."

"Hari ini kami tidak bisa mencetak gol dan mendapatkan 3 poin, itu mengecewakan."

"Itu sebabnya kami harus mempersiapkan diri dengan lebih banyak fokus dan determinasi untuk mencapai target."

Pernyataan tersebut menegaskan fokus Milan kini tertuju pada perbaikan performa demi kembali meraih hasil positif pada laga berikutnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau