Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prakiraan Line Up dan Link Live Streaming Dortmund Vs Bayern Muenchen

Kompas.com, 28 Februari 2026, 17:11 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Borussia Dortmund mesti menghapus luka kekalahan dari Atalanta agar bisa bangkit dan membekuk Bayern Muenchen dalam laga pekan ke-24 Bundesliga.

Jadwal Borussia Dortmund vs Bayern Muenchen pada pekan ke-24 Bundesliga akan digelar di Stadion Signal Iduna Park, Minggu (1/3/2026) pukul 00.30 dini hari WIB.

Duel Dortmund dan Bayern Muenchen bertajuk Der Klassiker alias laga klasik yang menarik untuk disaksikan di Bundesliga.

Terlebih lagi, keduanya kini berada di dua besar klasemen Bundesliga dan berjarak delapan poin.

Bayern kini menempati puncak klasemen dengan bekal 60 poin, dibayangi oleh Dortmund (52) di peringkat dua.

Apabila menang atas Bayern, Dortmund bisa menipiskan jarak poin menjadi hanya lima angka.

Baca juga: Legenda Barcelona Jagokan Atalanta Depak Bayern Muenchen

Laga Penebusan bagi Borussia Dortmund

(Dari kiri ke kanan) Penyerang Jerman Dortmund Maximilian Beier, bek Italia Filippo Mane, penyerang Prancis Inter Milan Ange-Yoan Bonny dan gelandang Inggris Dortmund Jobe Bellingham berebut bola pada laga pekan ke-8 Liga Champions UEFA antara BVB Borussia Dortmund dan Inter Milan di Dortmund, Jerman bagian barat, pada 28 Januari 2026.AFP/SASCHA SCHUERMANN (Dari kiri ke kanan) Penyerang Jerman Dortmund Maximilian Beier, bek Italia Filippo Mane, penyerang Prancis Inter Milan Ange-Yoan Bonny dan gelandang Inggris Dortmund Jobe Bellingham berebut bola pada laga pekan ke-8 Liga Champions UEFA antara BVB Borussia Dortmund dan Inter Milan di Dortmund, Jerman bagian barat, pada 28 Januari 2026.

Selain itu, kemenangan atas Bayern Muenchen akan jadi penyembuh luka untuk pasukan Niko Kovac yang baru saja ditekuk oleh Atalanta di Liga Champions.

Dortmund yang bertindak sebagai tuan rumah diprediksi bisa menurunkan kekuatan utama, dengan mengandalkan Jobe Bellingham sebagai poros serangan di lini tengah.

Sebagai penggedor lini belakang Bayern Muenchen, Dortmund diprediksi akan memasang Julian Brandt sebagai gelandang serang untuk membantu Serhou Guirassy di lini depan.

Di sisi lain, Bayern Munchen diprediksi belum dapat menurunkan sang kiper andalan, Manuel Neuer yang terkena cedera. Posisinya akan digantikan oleh Jonas Urbig.

Selain itu, Bayern diyakini akan mengandalkan duet Joshua Kimmich dan Aleksandar Pavlovic sebagai poros lini tengah.

Baca juga: Peluang Real Madrid Rekrut Lennart Karl dari Bayern Muenchen Tertutup

Jamal Musiala juga mesti diwaspadai oleh Borussia Dortmund, selain dua poros sayap yang akan diisi oleh Michael Olise dan Luis Diaz.

Borussia Dortmund pastinya tidak boleh melupakan ketajaman Harry Kane yang tentu membuat Bayern Munchen tampil lebih berbahaya.

Prakiraan Line Up Borussia Dortmund vs Bayern Muenchen

Borussia Dortmund (3-4-2-1): Gregor Kobel; Waldemar Anton, Nico Schlotterbeck, Ramy Bensebaini; Yan Couto, Jobe Bellingham, Lukas Nmecha, Daniel Svensson; Marcel Sabitzer, Julian Brandt; Serhou Guirassy

Halaman:


Terkini Lainnya
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau