Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Barito Putera di Championship Liga 2, dari Degradasi hingga Asa Promosi

Kompas.com, 4 Maret 2026, 10:55 WIB
Suci Rahayu,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Perjalanan Barito Putera di Championship 2025-2026 bukan sekadar soal memburu tiket promosi ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Di balik ketatnya persaingan papan atas Liga 2, ada cerita tentang menjaga warisan keluarga, konsistensi dalam perencanaan jangka panjang, serta keyakinan bahwa degradasi adalah ruang evaluasi, bukan akhir perjalanan.

Sebagai pengelola klub, Hasnuryadi Sulaiman memandang Barito Putera bukan hanya institusi olahraga.

Klub tersebut merupakan legasi orangtua yang harus dirawat dengan nilai dan semangat sama seperti saat pertama kali didirikan.

Baca juga: Championship Liga 2: Garudayaksa Terancam Lengser dari Puncak Klasemen

“Alhamdulillah ini kan merupakan warisan ya, legasi dari abah yang tercinta Haji Abdus Salman Suleiman bin Haji Basyurun dan almarhumah mamah yang tercinta Haji Asyidin Nur Hayati binti Ayang Nullah. Beliau mendirikan dari tahun 1988,” tutur pria yang biasa disapa Hasnur kepada Kompas.com.

Klub didirikan pada 1988 saat era Galatama, lahir dari gagasan besar tentang persatuan. Bahkan sebelum itu, keluarganya memberi nama Persenus, Persatuan Sepak Bola Nusantara.

“Dari namanya saja, kenapa Nusantara, kita ingin menjadi alat pemersatu dari semuanya. Begitu juga dengan Barito Putera yang namanya sungai, ingin mempersatukan semuanya,” imbuhnya.

Baca juga: Championship Liga 2: Ditekuk Sumsel United, Garudayaksa FC Goyah di Puncak

Degradasi dan Tantangan Adaptasi

Musim 2024-2025 menjadi titik rencah ketika klub harus turun kasta. Tetapi. keputusan manajemen sejak awal membangun tim dengan kontrak jangka panjang justru membuat masa transisi tidak sulit.

“Kami tidak pernah berpikir setahun-dua tahun, tapi berpikir jangka panjang. Dalam hal mengontrak pemain, bahkan pelatih, itu juga jangka panjang,” kata Hasnuryadi Sulaiman.

Model tersebut membawa konsekuensi ketika regulasi Liga 2 berbeda dengan Liga 1. Sehingga penyesuaian komposisi pemain, kuota asing, hingga efisiensi anggaran menjadi tantangan tersendiri.

“Agak sulit pada waktu penyesuaian, karena kan ada regulasi-regulasi yang harus kami sesuaikan. Akhirnya kami juga harus berpikir keras tentang budget-nya, tentang penyesuaian-penyesuaian setelah dari Liga 1 ke Liga 2," ujar pria berusia 50 tahun itu.

"Memang perlu waktu untuk kami melakukan itu, karena banyak pemain-pemain yang sudah kami kontrak untuk jangka panjang,” sambungnya.

Pelatih Barito Putera di Championship 2025-2026, Stefano Cugurra.Dokumentasi Barito Putera Pelatih Barito Putera di Championship 2025-2026, Stefano Cugurra.

Selain itu situasi tersebut juga membatasi ruang pelatih dalam membentuk ulang tim.

“Teco datang tidak bisa dengan mudah untuk memilih pemain, karena pemain-pemain tersebut sudah terkontrak. Dengan keluasan hatinya, Teco bilang ya sudah kita manfaatkan pemain yang ada. Alhamdulillah pemain-pemain ini bisa dimaksimalkan dengan baik,” ujarnya lagi.

Liga 2 sebagai Ruang Pembinaan dengan Persaingan Ketat

Halaman:


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau