Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia, Marc Klok: Dia Aset Besar bagi Negara

Kompas.com, 13 Maret 2026, 14:38 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

KOMPAS.com - Elkan Baggott masuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil oleh pelatih John Herdman untuk mengikuti pemusatan latihan dalam waktu dekat.

Kembalinya Elkan Baggott menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia yang tengah bersiap menghadapi turnamen mini bertajuk FIFA Series 2026.

Dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 30 Maret tersebut, Indonesia akan ditantang oleh sejumlah negara dari berbagai konfederasi, mulai dari Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), hingga Saint Kitss-Nevis (CONCACAF).

Momen pemanggilan ini sekaligus menandai berakhirnya masa absen sang pemain di kancah internasional.

Terakhir kali ia berseragam merah putih adalah saat tampil penuh menghadapi Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023 pada awal tahun 2024 lalu.

Baca juga: Para Menara di Pertahanan Timnas Indonesia, Elkan Baggott Paling Menjulang

Gelandang senior, Marc Klok, menyambut gembira kembalinya sang rekan setim.

“Saya sangat senang buat dirinya, dia teman baik saya. Cukup lama kami tidak ketemu, tapi selalu ada komunikasi,” kata Klok.

Ia pun menyadari sempat adanya dinamika yang membuat sang bek absen dalam beberapa laga terakhir.

“Ya, ada beberapa insiden sebelumnya dia tidak ada lagi di sini (skuad Timnas), tapi sekarang saya happy dia kembali."

"Semoga dia kasih yang terbaik lagi buat negara kita,” lanjut gelandang kelahiran Amsterdam pada 20 April 1993 itu.

Barisan Menara di Jantung Pertahanan

Hadirnya pemain berpostur 196 cm tersebut diprediksi akan membuat benteng pertahanan Indonesia semakin sulit ditembus.

Baca juga: Elkan Baggott bak Pemain Baru Timnas, FIFA Series Ajang Orientasi Herdman

Elkan akan bergabung dengan barisan "menara" lainnya yang juga dipanggil John Herdman, seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Justin Hubner, dan Rizky Ridho.

Klok meyakini bahwa kualitas dan fisik yang dimiliki rekannya itu merupakan keuntungan besar bagi tim dalam upaya mengembalikan kejayaan sepak bola tanah air.

“Dia pemain hebat dengan potensi hebat, masih muda juga, jadi ini untuk negara pasti sebuah aset besar,” tegas Marc Klok.

Persaingan Menuju Skuad Final

Meskipun masuk dalam daftar panggil, Klok mengingatkan bahwa komposisi saat ini masih bersifat sementara.

Dari 41 nama yang ada, nantinya hanya akan disaring menjadi 23 pemain final yang akan dibawa bertanding.

Persaingan ketat ini sangat krusial guna membentuk kerangka tim yang solid sebelum melangkah lebih jauh menuju kualifikasi Piala Dunia yang juga akan digelar di Meksiko pada 2026.

Baca juga: Daftar Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Elkan Baggott Kembali

“Saya lihat di sosmed banyak orang bilang untuk panggilan, tapi masih ada 40 pemain sekarang," ungkap Klok

"Nanti cuma ada 23, jadi ini skuad sementara. Kita harus lihat nanti siapa pun dipanggil di final skuadnya. Semoga ada (nama saya),” pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau