KOMPAS.com - Meksiko mulai mempersiapkan diri dengan lebih serius dengan memperketat keamanan jelang Piala Dunia 2026.
Kasus terbunuhnya bos kartel narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Menchho beberapa waktu lalu membuat Meksiko berbenah untuk meningkatkan keamanan jelang Piala Dunia 2026.
Pasalnya, Meksiko sempat terkena efek dari kejadian terbunuhnya gembong kartel narkoba tersebut. Kondisi keamanan di area Jalisco dan Guadalajara sempat memanas.
Untuk mencegah efek lebih meluas, Meksiko kemudian melakukan blokade kendaraan yang justru membuat kondisi keamanan memburuk.
Meksiko rencananya akan menggelar 13 pertandingan Piala Dunia 2026 di tiga kota, yaitu Meksiko City, Guadalajara, dan Monterrey.
Baca juga: Cara Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026 di TVRI
Papan hitung mundur Piala Dunia 2026 dipasang di depan Gereja Katedral Guadalajara, Negara Bagian Jalisco, Senin (23/2/2026). Gelaran Piala Dunia tinggal menghitung bulan, tetapi kondisi Meksiko ricuh dilanda pertempuran kartel melawan aparat.Meksiko akan memainkan laga pembuka melawan Afrika Selatan pada (12/6/2026). Andai jadi juara Grup A, Meksiko berpotensi untuk melawan Inggris di babak 16 besar.
FIFA sebagai operator pertandingan kemudian sempat mengirimkan delegasi untuk mengecek kondisi keamanan dan persiapan pengamanan Piala Dunia 2026.
Dilansir dari Mirror, militer Meksiko menyiapkan 100 ribu personel keamanan yang terdiri atas militer, polisi, dan agen rahasia untuk mengamankan Piala Dunia 2026.
Selain itu, Meksiko juga menyiapkan 2.100 kendaraan militer yang akan terus berpatroli di tiga kota, selain 24 paket pengamanan udara dan 33 unit drone untuk membantu pengamanan kota.
Pasalnya, Meksiko mesti bisa mengamankan 5,5 juta wisatawan yang akan berkunjung selama turnamen Piala Dunia 2026.
Baca juga: Plin-plannya Donald Trump soal Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026
Rencana ini membuktikan Meksiko cukup siap untuk menjadi salah satu tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2026 selain Amerika Serikat dan Kanada.
Selain itu, pengamanan lain yang kemudian disiapkan di kota Nuevo Leon adalah robot anjing yang akan mendampingi petugas keamanan selama turnamen Piala Dunia 2026.
Robot anjing yang disiapkan berjenis K9-X yang dilengkapi dengan lensa kamera yang bisa mendeteksi kondisi berbahaya.
Sebelumnya, Sekretaris Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch sempat menulis di akun X pribadinya soal perkembangan keamanan negara jelang Piala Dunia 2026.
"Kami meninjau protokol intelijen, pencegahan, dan pengerahan operasional yang akan diterapkan selama acara internasional ini," tulisnya.
Baca juga: Parlemen AS Surati FIFA, Protes Skema Harga Tiket Piala Dunia 2026
Sebelumnya, Presiden Meksiko, Claudia Schenbaum sempat mengungkap bahwa pihaknya menjamin negara dalam kondisi aman saat pelaksanaan Piala Dunia 2026.
Hal ini juga diungkap oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino yang menyebut bahwa semua pertandingan Piala Dunia 2026 akan berjalan sesuai yang sudah direncanakan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang