Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Meksiko Pakai Robot Anjing dan Drone untuk Amankan Piala Dunia 2026

Kompas.com, 13 Maret 2026, 23:07 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Meksiko mulai mempersiapkan diri dengan lebih serius dengan memperketat keamanan jelang Piala Dunia 2026.

Kasus terbunuhnya bos kartel narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Menchho beberapa waktu lalu membuat Meksiko berbenah untuk meningkatkan keamanan jelang Piala Dunia 2026.

Pasalnya, Meksiko sempat terkena efek dari kejadian terbunuhnya gembong kartel narkoba tersebut. Kondisi keamanan di area Jalisco dan Guadalajara sempat memanas.

Untuk mencegah efek lebih meluas, Meksiko kemudian melakukan blokade kendaraan yang justru membuat kondisi keamanan memburuk.

Meksiko rencananya akan menggelar 13 pertandingan Piala Dunia 2026 di tiga kota, yaitu Meksiko City, Guadalajara, dan Monterrey.

Baca juga: Cara Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026 di TVRI

Papan hitung mundur Piala Dunia 2026 dipasang di depan Gereja Katedral Guadalajara, Negara Bagian Jalisco, Senin (23/2/2026). Gelaran Piala Dunia tinggal menghitung bulan, tetapi kondisi Meksiko ricuh dilanda pertempuran kartel melawan aparat.AFP/ULISES RUIZ Papan hitung mundur Piala Dunia 2026 dipasang di depan Gereja Katedral Guadalajara, Negara Bagian Jalisco, Senin (23/2/2026). Gelaran Piala Dunia tinggal menghitung bulan, tetapi kondisi Meksiko ricuh dilanda pertempuran kartel melawan aparat.

Usaha Meksiko Tingkatkan Keamanan

Meksiko akan memainkan laga pembuka melawan Afrika Selatan pada (12/6/2026). Andai jadi juara Grup A, Meksiko berpotensi untuk melawan Inggris di babak 16 besar.

FIFA sebagai operator pertandingan kemudian sempat mengirimkan delegasi untuk mengecek kondisi keamanan dan persiapan pengamanan Piala Dunia 2026.

Dilansir dari Mirror, militer Meksiko menyiapkan 100 ribu personel keamanan yang terdiri atas militer, polisi, dan agen rahasia untuk mengamankan Piala Dunia 2026.

Selain itu, Meksiko juga menyiapkan 2.100 kendaraan militer yang akan terus berpatroli di tiga kota, selain 24 paket pengamanan udara dan 33 unit drone untuk membantu pengamanan kota.

Pasalnya, Meksiko mesti bisa mengamankan 5,5 juta wisatawan yang akan berkunjung selama turnamen Piala Dunia 2026.

Baca juga: Plin-plannya Donald Trump soal Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026

Penggunaan Robot Anjing dan Drone

Rencana ini membuktikan Meksiko cukup siap untuk menjadi salah satu tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2026 selain Amerika Serikat dan Kanada.

Selain itu, pengamanan lain yang kemudian disiapkan di kota Nuevo Leon adalah robot anjing yang akan mendampingi petugas keamanan selama turnamen Piala Dunia 2026.

Robot anjing yang disiapkan berjenis K9-X yang dilengkapi dengan lensa kamera yang bisa mendeteksi kondisi berbahaya.

Sebelumnya, Sekretaris Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch sempat menulis di akun X pribadinya soal perkembangan keamanan negara jelang Piala Dunia 2026.

"Kami meninjau protokol intelijen, pencegahan, dan pengerahan operasional yang akan diterapkan selama acara internasional ini," tulisnya.

Baca juga: Parlemen AS Surati FIFA, Protes Skema Harga Tiket Piala Dunia 2026

Sebelumnya, Presiden Meksiko, Claudia Schenbaum sempat mengungkap bahwa pihaknya menjamin negara dalam kondisi aman saat pelaksanaan Piala Dunia 2026.

Hal ini juga diungkap oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino yang menyebut bahwa semua pertandingan Piala Dunia 2026 akan berjalan sesuai yang sudah direncanakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau