KOMPAS.com - Timnas U20 Indonesia sudah dua pekan menjalani pemusatan latihan di Surabaya.
Menurut sang pelatih, Nova Arianto, tim mengalami perkembangan positif selama latihan di Stadion Gelora 10 November tersebut.
Training Camp (TC) ini dilakukan sebagai bagian dari proses pembentukan tim menuju dua agenda turnamen internasional, yakni ASEAN Championship 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U20 2027.
“Pemain sangat bekerja keras selama latihan dan bagaimana pemain berusaha memahami secara game plan,” kata Nova Arianto kepada jurnalis termasuk KOMPAS.com.
Baca juga: Timnas U20 Indonesia Asah Fisik di Surabaya, Mengacu Standar Asia
Dalam dua pekan terakhir, tim pelatih sengaja memfokuskan latihan pada penyelarasan konsep permainan dengan timnas senior.
Langkah tersebut dilakukan agar terdapat kesinambungan sistem permainan di setiap jenjang tim nasional Indonesia.
Setelah agenda latihan bersama terakhir menjelang Lebaran, para pemain akan dipulangkan sementara ke klub masing-masing.
Baca juga: TC Timnas U20, Reno Salampessy Tidak Terbebani Nama Besar Sang Ayah
Pemusatan latihan berikutnya direncanakan kembali digelar pada April mendatang. Namun, lokasi tahap kedua kemungkinan tidak lagi berlangsung di Surabaya.
Meski melihat perkembangan yang cukup baik selama pemusatan latihan pertama di Surabaya, tim pelatih Timnas U20 Indonesia tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pemain.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan komposisi tim berikutnya, termasuk kemungkinan promosi dan degradasi pemain.
Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.“Kami masih akan melakukan evaluasi dan review terhadap TC kali ini. Setelah itu pasti ada promosi-degradasi pemain,” ujar Nova Arianto.
Selain pemain dari kompetisi domestik, tim pelatih juga membuka peluang memanggil pemain diaspora untuk memperkuat tim.
Namun, proses pemanggilan pemain yang berkarier di luar negeri membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan mereka yang bermain di Indonesia.
Baca juga: Nova Arianto Cari Pemain Bermental Tangguh untuk Timnas U20 Indonesia
“Kami masih menunggu waktu yang tepat untuk melihat opsi pemain diaspora, karena memanggil mereka tidak semudah memanggil pemain dari dalam negeri,” imbuhnya.
Selanjutnya, tim pelatih menargetkan Evandra Florasta dkk bakal menjalani sekitar 10 hingga 11 pertandingan internasional sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U20 2027.
“Termasuk di Piala AFF agar pemain mendapatkan jam terbang sebelum masuk ke kualifikasi,” pungkas Nova Arianto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang