Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nova Arianto Terapkan Promosi-Degradasi di Timnas U20, Buka Pintu Pemain Diaspora

Kompas.com, 14 Maret 2026, 00:00 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Timnas U20 Indonesia sudah dua pekan menjalani pemusatan latihan di Surabaya.

Menurut sang pelatih, Nova Arianto, tim mengalami perkembangan positif selama latihan di Stadion Gelora 10 November tersebut.

Training Camp (TC) ini dilakukan sebagai bagian dari proses pembentukan tim menuju dua agenda turnamen internasional, yakni ASEAN Championship 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U20 2027.

“Pemain sangat bekerja keras selama latihan dan bagaimana pemain berusaha memahami secara game plan,” kata Nova Arianto kepada jurnalis termasuk KOMPAS.com.

Baca juga: Timnas U20 Indonesia Asah Fisik di Surabaya, Mengacu Standar Asia

Dalam dua pekan terakhir, tim pelatih sengaja memfokuskan latihan pada penyelarasan konsep permainan dengan timnas senior.

Langkah tersebut dilakukan agar terdapat kesinambungan sistem permainan di setiap jenjang tim nasional Indonesia.

Pemain Sementara Dipulangkan ke Klub

Setelah agenda latihan bersama terakhir menjelang Lebaran, para pemain akan dipulangkan sementara ke klub masing-masing.

Baca juga: TC Timnas U20, Reno Salampessy Tidak Terbebani Nama Besar Sang Ayah

Pemusatan latihan berikutnya direncanakan kembali digelar pada April mendatang. Namun, lokasi tahap kedua kemungkinan tidak lagi berlangsung di Surabaya.

Meski melihat perkembangan yang cukup baik selama pemusatan latihan pertama di Surabaya, tim pelatih Timnas U20 Indonesia tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pemain.

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan komposisi tim berikutnya, termasuk kemungkinan promosi dan degradasi pemain.

Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.

“Kami masih akan melakukan evaluasi dan review terhadap TC kali ini. Setelah itu pasti ada promosi-degradasi pemain,” ujar Nova Arianto.

Peluang Memanggil Pemain Diaspora

Selain pemain dari kompetisi domestik, tim pelatih juga membuka peluang memanggil pemain diaspora untuk memperkuat tim.

Namun, proses pemanggilan pemain yang berkarier di luar negeri membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan mereka yang bermain di Indonesia.

Baca juga: Nova Arianto Cari Pemain Bermental Tangguh untuk Timnas U20 Indonesia

“Kami masih menunggu waktu yang tepat untuk melihat opsi pemain diaspora, karena memanggil mereka tidak semudah memanggil pemain dari dalam negeri,” imbuhnya.

Selanjutnya, tim pelatih menargetkan Evandra Florasta dkk bakal menjalani sekitar 10 hingga 11 pertandingan internasional sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U20 2027.

“Termasuk di Piala AFF agar pemain mendapatkan jam terbang sebelum masuk ke kualifikasi,” pungkas Nova Arianto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau