Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usaha Real Madrid Pulangkan Nico Paz Berpotensi Diganggu Inter Milan

Kompas.com, 14 Maret 2026, 16:25 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Nico Paz disebut-sebut bertemu dengan Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti di tengah kabar yang mengaitkannya dengan kepulangan ke Real Madrid.

Nico Paz sejak lama disebut akan ditarik kembali oleh Real Madrid usai tampil bagus bersama Como di Liga Italia.

Bersama dengan Cesc Fabregas, Nico Paz lambat laun menjadi bintang dan segera jadi buruan di bursa transfer musim panas 2026 dengan Real Madrid menjadi peminat utama.

Real Madrid memang memiliki klausul pembelian kembali yang bernilai di angka 11 juta euro (sekitar 212 miliar rupiah) yang akan aktif pada musim panas 2026 atau 2027.

Dengan moncernya penampilan Nico Paz yang mengemas sembilan gol dan enam assist dari total 27 pertandingan di Liga Italia, Los Blancos bertekad mengaktifkan klausul pembelian kembali tersebut.

Baca juga: Prakiraan Line Up Inter Milan Vs Atalanta di Liga Italia

Marc-Oliver Kempf (kiri) dipeluk oleh Nico Paz dalam momen selebrasi gol pada pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Como dan AC Milan di stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada 15 Januari 2026. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)AFP/STEFANO RELLANDINI Marc-Oliver Kempf (kiri) dipeluk oleh Nico Paz dalam momen selebrasi gol pada pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Como dan AC Milan di stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada 15 Januari 2026. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)

Inter Milan Ikut Goda Nico Paz

Namun, usaha Real Madrid belakangan mendapatkan tantangan dari raksasa Liga Italia, Inter Milan yang kabarnya mulai intens melakukan pendekatan personal pada Nico Paz.

Dilansir dari Diario AS, Nico Paz kabarnya bertemu dengan Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti dalam sebuah makan malam bersama keluarganya.

Dalam momen makan malam tersebut, Zanetti dan Inter Milan kabarnya mencoba mengambil peluang untuk mendatangkan Nico Paz di bursa transfer musim panas 2026.

Nico Paz dan sang ayah kabarnya bertemu dengan keluarga Zanetti di restoran bernama Bonito yang juga dimiliki oleh legenda Inter Milan itu.

Selain Javier Zanetti, legenda Inter Milan lainnya, Diego Milito juga turut serta dalam pertemuan tersebut.

Baca juga: Fabio Capello Ungkap Sebab Inter Milan Dibekuk AC Milan di Liga Italia

Koneksi Argentina dan Kemungkinan Nico Paz Gabung Inter Milan

Terjadinya makan malam tersebut wajar terjadi karena Paz, Zanetti dan Milito berasal dari negara yang sama, yaitu Argentina.

Namun, bukan tidak mungkin kedua legenda ditunjuk Inter Milan untuk merayu Nico Paz agar mau pindah dari Como ke Inter Milan.

Hal ini mengingat Inter Milan terkesan dengan penampilan Nico Paz bersama dengan Como beberapa waktu belakangan.

Selain itu, Inter Milan kabarnya merupakan klub yang disukai oleh Nico Paz dan mungkin saja akan melakukan manuver konkret di bursa transfer musim panas 2026.

Jika Inter Milan menginginkan Nico Paz, maka mereka harus membayar setidaknya 60 juta euro (sekitar 1,3 triliun rupiah).

Baca juga: Inter Milan Buntu Lawan Como dan AC Milan, Chivu Beri Penjelasan

Namun, usaha Inter Milan untuk membayar mahal juga akan mendapatkan persaingan dari Real Madrid yang kemungkinan akan mengaktifkan klausul pembelian kembali Nico Paz dengan segera.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau