Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kevin Diks Jadi Kapten, Sejarah Baru Pemain Indonesia di Bundesliga

Kompas.com, 16 Maret 2026, 23:36 WIB
Tim Kompas.com,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Bek tim nasional Indonesia, Kevin Diks, menciptakan sebuah momen bersejarah dalam kariernya di Liga Jerman bersama Borussia Moenchengladbach.

Peristiwa penting ini terjadi ketika Borussia Monchengladbach menghadapi St. Pauli di Stadion Borussia Park pada hari Jumat (13/3/2026) dalam kompetisi Bundesliga 2025-2026.

Pasa pertandingan tersebut, Monchengladbach berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas St. Pauli.

Dua gol bagi tim tuan rumah dicetak oleh Kevin Stoger (37') dan Franck Honorat (62').

Baca juga: Kevin Diks Ungguli Pemain yang Pernah Sakiti Timnas Indonesia

Kevin Diks kembali mendapatkan kepercayaan sebagai starter dalam pertandingan ini.

Pemain berusia 29 tahun tersebut ditugaskan sebagai bek tengah kanan dalam formasi 3-4-3.

Selama pertandingan, Diks menunjukkan disiplin yang tinggi dalam menjaga pertahanan tim lawan.

Dengan penampilannya yang solid, Monchengladbach berhasil meraih clean sheet berkat kepiawaian Diks dan rekan-rekannya mengamankan lini belakang.

Sejarah tercipta pada menit ke-88, ketika Nico Elvedi, yang biasanya menjabat sebagai kapten tim, ditarik keluar dari lapangan.

Baca juga: Kevin Diks Ungkap Kunci Kemenangan Gladbach Vs St. Pauli 2-0

Elvedi yang merupakan pemain asal Swiss tersebut memberikan ban kapten kepada Kevin Diks sebelum meninggalkan lapangan.

Kevin Diks berlari dengan bola dalam acara DFL Media Day di Borussia-Park pada 5 Agustus 2025 di Mönchengladbach, Jerman. (Foto oleh Pau Barrena/Bundesliga/Koleksi Bundesliga melalui Getty Images)Pau Barrena/Bundesliga Kevin Diks berlari dengan bola dalam acara DFL Media Day di Borussia-Park pada 5 Agustus 2025 di Mönchengladbach, Jerman. (Foto oleh Pau Barrena/Bundesliga/Koleksi Bundesliga melalui Getty Images)

Kevin Diks Pakai Ban Kapten Gladbach

Dengan demikian, Kevin Diks resmi menjadi kapten tim setelah keluarnya Elvedi di sisa waktu pertandingan.

Berita ini tentunya menjadi pencapaian yang sangat membanggakan bagi sepak bola Indonesia.

Kevin Diks menjadi pemain pertama dari Indonesia yang menjabat sebagai kapten tim kontestan Bundesliga.

Kepemimpinan Diks menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia, terutama menjelang ajang FIFA Series 2026.

Diks Menatap FIFA Series bersama Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dijadwalkan akan bertanding di FIFA Series 2026 yang berlangsung pada 27-30 Maret 2026 di Jakarta.

Di semifinal, Skuad Garuda akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026.

Jika berhasil meraih kemenangan, mereka akan melawan pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon di final.

Partai final dan perebutan tempat ketiga akan dilaksanakan pada 30 Maret 2026. Seluruh pertandingan FIFA Series 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau