Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Skor Barcelona Vs Newcastle 7-2, Eddie Howe Geram Magpies Mudah Dibobol dari Bola Mati

Kompas.com, 19 Maret 2026, 04:26 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Skor mencolok terjadi pada laga Barcelona vs Newcastle pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2025-2026 yang berakhir dengan skor 7-2.

Laga Barcelona vs Newcastle berlangsung di Stadion Camp Nou, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB.

Pesta gol Blaugrana dicetak oleh brace Raphinha (6', 72') dan Robert Lewandowksi (56', 71'), serta masing-masing satu gol oleh Marc Bernal (18'), Lamine Yamal (45+7' pen), dan Fermin Lopez (51').

Sementara itu, Newcastle hanya mampu membalas dua gol melalui dwigol Anthony Elanga (15', 28').

Baca juga: Hasil Barcelona Vs Newcastle United 7-2, Amukan Blaugrana di Camp Nou

Seusai laga, pelatih Newcastle Eddie Howe mengeluhkan performa anak asuhnya pada laga tersebut meski sempat membuka asa lewat dua gol Elanga.

Namun, buruknya antisipasi para pemain The Magpies terhadap situasi bola mati membuat gawang mereka mampu tiga kali dibobol oleh Marc Bernal (18'), Lamine Yamal (45+7'), Robert ewandowski (56').

Penyebab Kekalahan Telak Newcastle

Eddie Howe memberikan penilaian terhadap permainan Newcastle yang terbilang buruk pada laga ini, salah satunya adalah rapuhnya pertahanan tim besutannya 

"Pertahanan kami hari ini tidak sebaik beberapa hari lalu saat melawan Chelsea," ujarnya dikutip dari Sky Sports.

Terlepas dari dua gol penting pada babak pertama, Howe juga merasa kesalahan individu membuat mereka mudah kebobolan.

Baca juga: Hasil HT Barcelona Vs Newcastle United 3-2, Pesta 5 Gol dalam 45 Menit

Pelatih Eddie Howe (kiri) mengubah cara bermain Newcastle United dalam satu tahun pertama sejak ia ditunjuk. Di foto ini, Howe dan para pemain Newcastle memberi tepuk tangan kepada suporter seusai kemenangan kontra Aston Villa di St James' Park pada 29 Oktober 2022. Terkini, Newcastle United akan bertamu ke markas Southampton pada leg pertama semifinal Piala Liga Inggris 2022-2023.AFP/LINDSEY PARNABY Pelatih Eddie Howe (kiri) mengubah cara bermain Newcastle United dalam satu tahun pertama sejak ia ditunjuk. Di foto ini, Howe dan para pemain Newcastle memberi tepuk tangan kepada suporter seusai kemenangan kontra Aston Villa di St James' Park pada 29 Oktober 2022. Terkini, Newcastle United akan bertamu ke markas Southampton pada leg pertama semifinal Piala Liga Inggris 2022-2023.

"Meskipun kami bermain bagus di babak pertama dan saya pikir kami luar biasa dalam banyak aspek terlalu banyak kesalahan individu," sambung Howe.

Alasan ketiga yang membuat Newcastle kalah telak di Camp Nou adalah mudahnya gawang mereka dibobol dari bola mati.

"Kedua situasi bola mati itu tidak bisa dimaafkan karena Anda tahu betapa bagusnya mereka dalam aspek permainan lainnya."

Baca juga: Robert Lewandowski Lewati Rekor Lionel Messi di Liga Champions

Bertekad Bangkit di Liga Inggris

Eddie Howe merasa Newcastle sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih hasil positif saat mampu menyamakan kedudukan.

Namun, hasil akhir memberi kesimpulan jika kesalahan yang terjadi dari kubu Howe justru menjadi bumerang bagi mereka terutama di babak kedua.

"Saat jeda babak pertama, seharusnya kami unggul 2-2 dengan perasaan yang baik dan segalanya mungkin terjadi," ujar Howe.

Baca juga: Kata Raphinha Usai Jadi MVP Kala Hancurkan Newcastle United

"Seperti yang terjadi sekarang, kita memasuki situasi ini dengan perasaan negatif. Apakah ini kesalahan yang jelas dan nyata?"

Usai tersingkir dari Liga Champions, Eddie Howe menegaskan fokusnya kini adalah meraih hasil positif melawan Sunderland di Liga Inggris akhir pekan nanti.

"Ini tentang memastikan kita siap secara mental dan fisik untuk pertandingan besar bagi kita dan seluruh kota. Ini adalah pertandingan yang bagus untuk langsung kita hadapi karena tidak ada waktu untuk memikirkan hal lain," tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau