KOMPAS.com - Kritik keras dilontarkan John Terry usai Chelsea tersingkir dari Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions.
Chelsea dibekuk oleh Paris Saint-Germain 0-3 dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Stamford Bridge pada hari Rabu, 18 Maret 2026 dini hari WIB.
Tiga gol PSG dicetak oleh Khvicha Kvaratskhelia pada menit keenam, Bradley Barcola di menit ke-14, dan Senny Mayulu (62') yang kemudian membuat Chelsea harus kalah agregat 2-8.
Kekalahan memalukan Chelsea ini kemudian direspons oleh mantan kaptennya, John Terry yang mengungkap seharusnya tim tidak kalah dengan agregat sebesar itu.
"Sayangnya, ini sudah berakhir. Tahukah Anda apa yang membuat saya kesal? Tertinggal 3-2 saat bertandang ke PSG dan kami sebenarnya bermain sangat baik sepanjang pertandingan, atau selama 70 menit," ujarnya.
Baca juga: Hasil Chelsea Vs PSG 0-3: Sang Juara Bertahan Lolos ke Perempat Final UCL
Gareth Southgate (merah) berduel dengan John Terry (biru) dalam pertandingan Liga Inggris antara Middlesbrough vs Chelsea di Stadion Riverside, di Middlesbrough 11 Februari 2006. FOTO AFP Martyn Harrison (Foto oleh MARTYN HARRISON / AFP)"Saya akan menerima hasil 3-2 itu dan kembali ke Stamford Bridge, saya yakin kami mampu membalikkan keadaan melawan tim mana pun, lalu kami kebobolan gol di menit-menit akhir yang membuat segalanya menjadi sangat sulit," imbuh Terry.
Lebih lanjut, John Terry mengaku frustrasi melihat penampilan Chelsea, mengingat kekalahan 2-8 dari PSG tidak dapat diterima.
"Kemudian pada hari Selasa (Rabu dini hari WIB) kami kebobolan setelah enam menit, jadi saya bahkan tidak bisa membicarakannya," ujar Terry.
"Saya bahkan tidak bisa menjelaskan detailnya. Saya sangat frustrasi. Tetapi melawan tim mana pun, Anda tidak bisa kalah 8-2 dalam dua leg. Maaf, itu tidak bisa. Saya tidak peduli siapa Anda, tim apa Anda, Anda tidak bisa kalah 8-2, jadi sangat frustrasi," imbuh Terry.
Di sisi lain, selepas kekalahan agregat 2-8 dari PSG di Liga Champions, pelatih Chelsea, Liam Rosenior meminta pemainnya untuk memperbaiki penampilan dan bisa menang melawan Everton di Liga Inggris.
Baca juga: Liam Rosenior Kecewa Berat Usai Susunan Pemain Chelsea Vs PSG Bocor ke Publik
Pasalnya, Rosenior berujar bahwa kekalahan dari PSG bisa berdampak buruk pada performa Chelsea di sisa musim 2026-2027.
"Ya, memang harus begitu. Itu tugas saya. Cara saya melakukannya adalah cara kami selalu melakukannya. Kita harus tangguh," ujar Rosenior.
"Kita harus memastikan kita pergi ke Everton dengan organisasi yang baik, dengan kesegaran dan intensitas dalam tim kita karena kita ingin berada di kompetisi ini musim depan."
"Jika kita tampil seperti yang saya tahu kita mampu, kita bisa sampai di sana tanpa kesalahan individu yang kita lakukan saat ini," imbuh Rosenior.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang