Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ivan Kolev Bicara FIFA Series, Bahas Naturalisasi di Timnas Indonesia

Kompas.com, 20 Maret 2026, 13:41 WIB
Tim Kompas.com,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Ivan Kolev, memberikan komentarnya menjelang partisipasi Bulgaria dalam FIFA Series 2026 yang akan digelar di Jakarta.

Ivan Kolev menjadi penghubung antara Indonesia dan Bulgaria. Ivan Kolev yang berasal dari Bulgaria pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia pada periode 2002-2004 dan 2007.

Selain itu, Kolev juga memiliki pengalaman membesut beberapa klub lokal di Liga Indonesia.

Menariknya, Aleksandar Dimitrov, pelatih Timnas Bulgaria saat ini, pernah menjadi asisten Ivan Kolev ketika membesut Timnas Indonesia.

Setelah lama absen dari sepak bola Indonesia, kini Kolev melatih klub Liga kedua Bulgaria, FC Chernomorets Burgas.

Baca juga: Erick Thohir Minta Dukungan Penuh untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Dalam wawancara dengan media Bulgaria DSport.bg, Kolev membahas pengalamannya di sepak bola Indonesia.

Ia juga memberikan pandangan soal peluang Bulgaria di FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pekan depan di Jakarta, persisnya pada 27 dan 30 Maret 2026.

FIFA Series 2026 di Jakarta akan melibatkan Timnas Indonesia, Saint Kitts and Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon.

Kolev optimis Timnas Bulgaria akan mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Indonesia.

"Saya yakin tim nasional akan disambut dengan baik, dengan penuh hormat, karena mereka adalah orang-orang seperti itu," ujar Kolev dikutip dari Dsport.dg.

"Tim akan merasa nyaman," tambahnya.

Baca juga: Alasan John Herdman Panggil Jordi Amat sebagai Gelandang untuk FIFA Series 2026

"Saya mengikuti kejuaraan ini karena saya terhubung dengan banyak tim di sana dan saya tertarik," kata Ivan Kolev.

Ketika membahas perjalanannya melatih Timnas Indonesia, Kolev mengungkapkan bahwa sulit membandingkan kondisi Timnas sekarang dengan masa jabatannya dulu.

FIFA telah resmi mengumumkan pembagian tuan rumah dan grup FIFA Series 2026 pada Senin (19/1/2026). Timnas Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan satu grup dengan Bulgaria, Kep. Solomon, dan St. Kitts and Nevis.Dok. FIFA FIFA telah resmi mengumumkan pembagian tuan rumah dan grup FIFA Series 2026 pada Senin (19/1/2026). Timnas Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan satu grup dengan Bulgaria, Kep. Solomon, dan St. Kitts and Nevis.

Bahas Naturalisasi di Timnas Indonesia

Salah satu poin yang disorot adalah kebijakan naturalisasi pemain asing yang menurutnya sekarang jauh lebih banyak dibandingkan saat ia melatih.

"Perbandingan dengan masa saya dulu sulit dilakukan," jelas Kolev.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau