KOMPAS.com - Raksasa Liga Spanyol (LaLiga), Real Madrid, dikabarkan tengah menyusun rencana ambisius untuk memperkuat komposisi pemain dalam skuad asuhan Alvaro Arbeloa pada bursa transfer mendatang.
Salah satu fokus utama manajemen Los Blancos adalah membenahi sektor lini tengah yang dinilai kehilangan kreativitas sejak Toni Kroos memutuskan gantung sepatu pada akhir musim 2023-2024.
Meskipun sejumlah nama besar telah masuk dalam radar pantauan, perhatian Real Madrid kini justru tertuju pada sosok yang dianggap mustahil untuk didatangkan.
Presiden Florentino Perez dilaporkan sangat mengagumi bakat gelandang muda milik sang rival abadi, yang dipandang sebagai potongan puzzle sempurna untuk mengisi kekosongan di jantung permainan tim.
Bintang muda Barcelona, Pedri, disebut-sebut menjadi target impian yang paling diinginkan oleh petinggi di Santiago Bernabeu.
Baca juga: Rodri Buka Peluang Gabung Real Madrid Usai Habis Kontrak di Man City
Jurnalis Roberto Gomez dalam kemunculannya di acara "La Tribu" Radio MARCA mengonfirmasi bahwa ketertarikan ini bukan sekadar isapan jempol, melainkan sebuah keinginan nyata dari sang presiden klub.
“Pemain yang ingin direkrut Real Madrid dan presidennya adalah seorang gelandang… dan namanya Pedri,” ujar Gomez menjelaskan situasi sulit tersebut.
"Tapi yang Anda inginkan berbeda dengan apa yang bisa Anda lakukan, karena dia tidak akan bisa bergabung."
“Pemain yang ingin direkrut Real Madrid, termasuk presidennya, adalah seorang gelandang... dan namanya Pedri,” tambahnya.
Langkah berani ini memicu ingatan publik sepak bola pada peristiwa Juli 2000, saat Florentino Perez secara mengejutkan berhasil memboyong Luis Figo dari Camp Nou.
Upaya untuk membajak ikon Barcelona tersebut hingga kini tetap tercatat sebagai salah satu perpindahan paling kontroversial dalam sejarah Liga Spanyol.
Baca juga: Vinicius Jr: Saya Hanya Memikirkan Real Madrid
Namun, kondisi saat ini jauh lebih rumit dibandingkan era 26 tahun silam.
Aksi Pedri saat Paris Saint-Germain (PSG) meraih kemenangan dramatis atas Barcelona pada laga matchday kedua Liga Champions di Estadi Olímpic Lluís Companys, Rabu (1/10/2025) atau Kamis dini hari WIB.Pedri, yang kini berusia 23 tahun, dibentengi oleh kontrak jangka panjang dengan klausul pelepasan fantastis senilai 1 miliar euro atau sekitar Rp 19,5 triliun.
Nilai tersebut sengaja dipasang oleh pihak Catalan untuk memagari aset berharga mereka dari godaan klub manapun di dunia, termasuk rival domestik mereka di LaLiga.
Gomez menegaskan bahwa preferensi olahraga Perez sangat jelas mengarah pada pemain asal Kepulauan Canary itu.
"Pemain yang diinginkan Florentino Perez dan Real Madrid adalah Pedri."
Meskipun ada bayang-bayang sejarah kepindahan pemain seperti Schuster hingga Luis Milla, pihak Blaugrana tetap tenang karena sang pemain masih terikat kontrak empat tahun lagi dan menegaskan bahwa sang gelandang tidak dijual dengan harga berapa pun.
Baca juga: Mbappe Bantah Rumor Real Madrid Salah Diagnosis Lututnya
Laporan internal bahkan menyebutkan bahwa Real Madrid kemungkinan baru akan mencoba bermanuver secara konkret pada musim panas 2027.
Hingga saat itu tiba, manajemen tetap menjadikan Pedri sebagai prioritas utama dalam daftar belanja, sembari terus memantau apakah ada celah untuk melemahkan kekuatan Barcelona dengan membawa sang gelandang menyeberang ke ibu kota.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang