Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Timnas Italia Sudah Ditunggu Laga "Brutal" di Bosnia-Herzegovina

Kompas.com, 28 Maret 2026, 16:29 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bintang muda Bosnia-Herzegovina, Kerim Alajbegovic percaya diri mampu menekuk Italia dalam final play off Piala Dunia 2026 zona A Eropa.

Laga final playoff Piala Dunia 2026 jalur A zona Eropa Bosnia-Herzegovina vs Italia akan digelar di Stadion Bilino Polje pada hari Selasa (31/3/2026) atau Rabu (1/4/2026) pukul 01.45 WIB.

Optimisme diusung oleh Kerim Alajbegovic yang menjadi bintang kemenangan Bosnia-Herzegovina atas Wales di semifinal playoff Piala Dunia 2026 silam.

Pertandingan Wales vs Bosnia-Herzegovina pada hari Kamis (26/3/2026) berakhir dengan skor 1-1 di waktu normal.

Wales unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Daniel James pada menit ke-51, sebelum kemudian dibalas Bosnia-Herzegovina melalui Edin Dzeko (86').

Baca juga: Gattuso Merasa Timnas Italia Seperti Mendaki Gunung Everest

Namun, pada babak adu penalti, dua eksekutor Wales, yaitu Brennan Johnson dan Neco Williams gagal melakukan eksekusi. Sedangkan Bosnia-Herzegovina menyarangkan empat gol dari lima kali kesempatan eksekusi.

Hasil ini membuat Bosnia-Herzegovina lolos ke babak final jalur A playoff Piala Dunia 2026 zona Eropa untuk menghadapi Italia.

Adapun, Italia lolos ke final setelah mengandaskan perlawanan Irlandia Utara dengan skor 2-0.

Leonardo Bonucci (kiri) berduel dengan Edin Dzeko (kanan) dalam laga UEFA Nations League Italia vs Bosnia di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Italia, Jumat (4/9/2020) waktu setempat atau Sabtu (5/9/2020) dini hari WIB. AFP/ISABELLA BONOTTO Leonardo Bonucci (kiri) berduel dengan Edin Dzeko (kanan) dalam laga UEFA Nations League Italia vs Bosnia di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Italia, Jumat (4/9/2020) waktu setempat atau Sabtu (5/9/2020) dini hari WIB.

Hadirnya Edin Dzeko Dalam Skuad Untungkan Bosnia-Herzegovina

Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, Alajbegovic menyoroti kehadiran Edin Dzeko yang menjadi sosok penting dalam laga Wales vs Bosnia-Herzegovina.

Selain itu, Alajbegovic menyebut bahwa keberhasilannya mengeksekusi penalti pamungkas melawan Wales disebabkan keyakinan yang tinggi untuk membawa tim lolos ke Piala Dunia 2026.

"Saya masih sangat muda, baru 18 tahun, tetapi Edin Dzeko adalah legenda sejati bagi kami," ujar Alajbeovic.

Baca juga: Riccardo Calafiori Peringatkan Timnas Italia Soal Bola Mati Irlandia Utara

"Kami semua bangga dengan apa yang dia lakukan di sini, dia juga orang yang luar biasa. Soal penalti? Saya melangkah ke titik penalti tanpa rasa khawatir sedikit pun. Saya hanya ingin mencetak gol, saya yakin akan berhasil, dan itulah yang terjadi," ungkapnya menambahkan.

Selepas berhasil menekuk Wales, Alajbegovic mengungkap keyakinannya soal kemungkinan Bosnia-Herzegovina melibas Timnas Italia di laga final playoff Piala Dunia 2026.

Keyakinan Bosnia-Herzegovina Tekuk Timnas Italia

Menurut pemain Bayer Leverkusen ini, pertandingan Bosnia-Herzegovina vs Italia akan berjalan keras, mengingat keinginan kedua tim untuk melaju ke pentas Piala Dunia 2026.

Selain itu, Alajbegovic juga menyebut bahwa Timnas Italia akan kesulitan saat berlaga di kandang Bosnia-Herzegovina, yaitu Stadion Biliano Polje.

Pasalnya, pendukung Bosnia-Herzegovina terkenal militan dan bakal datang dengan kekuatan penuh dengan memadati jalan-jalan hingga ke dalam stadion.

Baca juga: Sikap Tebang Pilih Gattuso Usai Pulangkan Federico Chiesa dari Timnas Italia

"Italia? Kami tahu mereka tim yang bagus, tapi kami akan menang. Kami harus menang. Kami bermain di kandang, stadion akan sangat meriah, ini akan menjadi pertandingan yang 'brutal'," ungkap Alajbegovic.

"Apakah stadionnya kecil? Ya, tapi sangat, sangat berisik. Saya rasa ini salah satu stadion paling berisik di Eropa untuk tim nasional." 

"Bukan hanya di dalam stadion saja yang akan berisik, di luar, di jalanan juga, akan ada, katakanlah, banyak dukungan untuk kami," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau