Penulis
KOMPAS.com – Penyerang Memphis Depay terancam hukuman larangan bermain hingga enam pertandingan setelah kedapatan menggunakan ponsel dalam laga Corinthians kontra Flamengo di kompetisi Liga Brasil.
Pengadilan Olahraga Brasil, melalui Superior Tribunal de Justiça Desportiva (STJD), telah mengajukan tuntutan tersebut atas dugaan pelanggaran disiplin oleh eks Manchester United tersebut.
Depay terlihat menggunakan perangkat elektronik saat pertandingan yang berakhir imbang tersebut, setelah ia ditarik keluar pada menit ke-22 akibat cedera.
Dalam dokumen tuntutan, jaksa menyebut tindakan penyerang berusia 32 tahun tersebut melanggar Pasal 258 dalam Kode Etik Olahraga Brasil, terkait perilaku yang bertentangan dengan disiplin dan etika olahraga.
Baca juga: Hasil Belanda Vs Norwegia 2-1: Tijjani Reijnders Tentukan Comeback De Oranje
Aturan yang mengacu pada regulasi International Football Association Board (IFAB) menyatakan bahwa penggunaan perangkat elektronik di area pertandingan hanya diperbolehkan bagi pihak tertentu seperti staf pelatih, analis, dan tim medis.
Jika terbukti bersalah, Depay tidak hanya berpotensi menerima larangan bermain, tetapi juga sanksi denda.
Dalam pernyataannya usai pertandingan, Depay menjelaskan bahwa ia menggunakan ponsel untuk menghubungi tim medis Timnas Belanda terkait kondisi cederanya.
Namun, dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa alasan tersebut tidak menghapus kewajiban untuk mendapatkan izin resmi sebelum menggunakan perangkat elektronik di area pertandingan.
Jaksa juga menyoroti aspek “efek teladan”, dengan menyebut bahwa tindakan pemain dengan pengaruh besar berpotensi menormalisasi perilaku serupa di lapangan.
Baca juga: Media Belanda Puji Ketenangan Maarten Paes Meski Diteror Suporter Feyenoord
Kasus ini menunggu keputusan dari otoritas terkait di sepak bola Brasil.
Depay, yang sebelumnya pernah bermain untuk klub seperti PSV Eindhoven, Manchester United, dan Lyon, berpotensi absen dalam beberapa pertandingan Corinthians apabila sanksi tersebut dijatuhkan.
Memphis Depay bergabung dengan Man United pada Mei 2015 setelah menjadi top skor di Liga Belanda bersama PSV Eindhoven pada 2014-2015.
Namun, ia hanya bertahan dua musim dan mencetak hanya tujuh gol dari 53 laga di semua kompetisi sebelum dilepas ke Olympique Lyon di Liga Perancis pada bursa transfer Januari 2017.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang