Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 30 Maret 2026, 22:35 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono mengungkap, jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini telah berada di Ibu Kota Nusantara (IKN) mencapai sekitar 2.000 orang.

Jumlah tersebut mencakup ASN dari berbagai instansi, tidak hanya dari Otorita IKN, tetapi juga kementerian teknis yang telah lebih dahulu beroperasi di kawasan tersebut.

Basuki memastikan hal ini usai Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin (30/3/2026).

“Kalau sekarang yang sudah ada di sana itu selain otoritas sekitar 1.100, ada PU yang balai-balai di sana, ada perumahan, ada kesehatan, ada perhubungan. (Kementerian) Perhubungan kan mengoperasikan bandara di IKN. Sudah ada sekitar 2.000 sekian,” ujar Basuki.

Dia menjelaskan, jumlah tersebut merupakan bagian dari tahap awal pemindahan ASN ke IKN yang dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Setahun Tinggal di IKN, Basuki: Top!

Ke depan, pemerintah menargetkan jumlah ASN yang dipindahkan akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 4.000 orang.

“Sekitar 1.100 (ASN) sampai 4.000-an ASN dipindahkan,” jelasnya lagi.

Basuki menambahkan, target pemindahan tersebut tidak hanya untuk tahun 2026, melainkan berlangsung secara bertahap hingga 2028.

Pemerintah melalui OIKN terus menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk hunian dan infrastruktur dasar, guna mendukung proses pemindahan ASN secara bertahap ke ibu kota baru tersebut.

Renstra 2026

Basuki pun membeberkan Rencana Strategis (Renstra) OIKN selama tahun 2026 yang meliputi dua kegiatan.

"Untuk mendukung pembangunan IKN, mencakup dua kegiatan prioritas pada 2026, yakni perencanaan pembangunan kawasan serta pembinaan ASN," terang Basuki.

Dua kegiatan tersebut mencakup perencanaan dan pembangunan kawasan serta pemindahan ASN, dan pembangunan sosial, superhub ekonomi, dan pembangunan lingkungan IKN.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau