Penulis
TEHERAN, KOMPAS.com - Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) mengaku telah mengerahkan pesawat pengebom B-52 dalam perang melawan Iran.
Pesawat B-52 bahkan telah menyerang lebih dari 1.700 target di seluruh Iran dalam 72 jam pertamanya, dikutip dari Alarabiya.
Jumlah total target meningkat dari 1.200 yang dipublikasikan pada Senin (2/3/2026), yang merinci 48 jam pertama operasinya.
Dalam perkembangan terbaru, lembar fakta tersebut juga mengungkapkan bahwa pesawat pengebom B-52 digunakan selama serangan.
Baca juga: Iran Temukan Kelemahan Negara Teluk, Bukan Pakai Rudal Serangnya
Pada Senin, Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine mengatakan, Centcom akan menerima pasukan tambahan di kemudian hari.
Tidak jelas kapan tepatnya pesawat pengebom B-52 tersebut digunakan.
Namun, pengerahan pesawat ini dilakukan setelah Inggris menyetujui penggunaan pangkalan militer Diego Garcia di Samudra Hindia dan RAF Fairford di Gloucester.
Pangkalan udara tersebut akan memungkinkan AS untuk memaksimalkan penggunaan pesawat pengebom berat B-52 Stratofortress.
Baca juga: China Bantah Jual Rudal Supersonik yang Bisa Tenggelamkan Kapal Induk ke Iran
Dikutip dari The National News, pesawat itu disebut mampu membawa hingga 30 bom GBU-31 JDAM (Joint Direct Attack Munitions) seberat 900 kilogram.
Sebagai perbandingan, jet tempur bomber AS paling menonjol di Timur Tengah, F-15 hanya dapat membawa antara enam hingga sembilan GBU-31.
Bahkan, sejumlah pakar menyebut B-52 sebagai pesawat pengebom terhebat karena memiliki daya angkut besar.
Sementara, pangkalan Fairford merupakan pusat utama Angkatan Udara AS di Eropa dengan persediaan bom, bahan bakar, dan suku cadang yang signifikan.
Apalagi, pangkalan itu memiliki landasan pacu yang sangat panjang yaitu 3,2 km yang memungkinkan pesawat bomber lepas landas dengan bobot penuh.
Bahkan terdapat tempat perlindungan khusus yang diperkuat untuk pesawat siluman B-2 Spirit yang juga dapat berdampak signifikan pada operasi.
Baca juga: Israel Serang Lebanon Besar-besaran, Desak Kosongkan 16 Kota-Desa
Amerika Serikat menggempur fasilitas nuklir Iran menggunakan B-2 Spirit, pesawat tempur siluman termahal di dunia.