KOMPAS.com - Malam Idul Fitri yang identik dengan gema takbir terasa berbeda bagi Ayu Hari.
WNI yang tinggal di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) itu mengatakan, bukan suara takbir yang didengarnya untuk menyambut hari kemenangan pada Kamis (19/3/2026) malam, melainkan alarm peringatan serangan rudal Iran.
Hari raya Idul Fitri di UEA yang jatuh pada Jumat (20/3/2026) itu pun menjadi terasa berbeda.
"Semalam itu kalau di Indonesia kan takbiran ni, di Abu Dhabi ada dua kali message alert. Kita harus siaga. Ada serangan," kata Ayu, dalam program Obrolan Newsroom Kompas.com, Jumat (20/3/2026).
Ia bercerita seperti tak terjadi apa-apa. Baginya, situasi seperti itu sudah menjadi kawan sehari-hari, terutama sejak Iran membalas serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari 2026.
Sejak saat itu, Pemerintah UEA senantiasa mengirimkan sistem peringatan melalui ponsel warga apabila serangan rudal melintas di langit negara mereka.
Tujuannya agar warga segera mencari tempat perlindungan diri.
"Jadi misalnya ada rudal kiriman dari Iran di area kita, HP-nya itu pasti akan dapat message dari pemerintah bahwa ada serangan rudal, segera cari shelter, jangan dekat-dekat dari jendela atau pintu kaca. Pasti ada peringatan seperti itu," cerita Ayu.
Oleh sebab itu, Ayu segera menjauhi jendela atau pintu kaca Ketika menerima message alert di malam Lebaran 2026.
Kondisi tersebut kini sudah menjadi makanan sehari-hari Ayu dan keluarga di sana. Kehidupan yang awalnya terasa penuh ancaman, kini menjadi biasa saja.
"Kalau kehidupan sehari-hari kita ya tetap normal-normal saja," ungkap dia.
Baca juga: 5 Penyakit Mengintai Saat Lebaran, Dokter: Ini Tipsnya agar Tetap Sehat
Tradisi bagi-bagi permen saat Lebaran di Abu Dhabi, UEA.Pagi itu, Ayu bersama dengan keluarganya menunaikan shalat Idul Fitri di masjid.
Keputusan itu dilakukannya setelah Pemerintah UEA mengeluarkan imbuan kepada warganya untuk beribadah di dalam rumah di tengah kegentingan perang dan serangan udara bertubi-tubi dari Iran ke AS dan Israel.
"Dari pemerintah ada imbauan kalau untuk shalat Id-nya itu di dalam masjid. Kalau biasanya itu kan bisa di lapangan atau di luar masjid. Tapi kali ini harus di dalam," kata Ayu.