Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Waspadai, 6 Hal yang Mengundang Tikus Masuk Rumah

Kompas.com, Diperbarui 03/02/2023, 07:48 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

Sumber Realtor

KOMPAS.com - Kehadiran tikus di rumah memang sangat mengganggu.

Pada dasarnya penyebab tikus masuk rumah adalah karena mencari makanan. Untuk itu, biasanya tikus berkeliaran di dapur kita.

Tapi, sebagian orang juga menemukan tikus di area lain di rumahnya.

Selain bau dan merusak, tikus juga tidak baik bagi kesehatan. Menurut pendiri Zap Termite dan Pest Control di Sacramento, California, AS, Tom Cox, tikus bisa menyebarkan penyakit lewat urine, kotoran, dan gigitaannya.

"Gigitan tikus dapat menyebabkan gagal ginjal pada manusia dan menyebarkan sejumlah penyakit ke hewan peliharaan," ujarnya seperti dilansir Realtor.

Baca juga: Gampang Dicoba, 4 Bahan Dapur untuk Mengusir Tikus dari Rumah

Berikut sejumlah faktor pengundang yang menjadi penyebab tikus masuk rumah:

1. Kehangatan dan kenyamanan

Menurut Cox, tikus dan hewan pengerat lain adalah hewan berdarah panas, sehingga insting alami mereka mencari tempat bernaung yang hangat.

"Tikus masuk rumah dengan alasan yang sama seperti hewan lain: makanan, air, dan tempat bernaung," katanya.

Dalam perjalanan mencari tempat bernaung yang nyaman, tikus bisa melakukan banyak kerusakan sepanjang perjalanan.

Itulah mengapa jika ada tikus masuk rumah, kita kerap mendapati hewan pengerat itu menggerogoti kayu, isolasi, hingga kabel. Semuanya dilakukan untuk membuat sarang dan mengakses aakanan di dalam rumah.

2. Makanan

Tikus tidak memilih-milih makanan. Susu, daging, sayur-sayuran, sabun, kulit, bulu, dan lainnya bisa saja menjadi sasaran ketika tikus masuk ke rumah.

"Hal ini menjelaskan mengapa tempat sampah menjadi benda pertama yang menarik perhatian tikus, terutama jika tidak ditutup dengan baik," kata broker dan pemilik 365 Realty di Orlando, Florida, AS, Robert Benanti.

Jika kita menaruh pakan yang disimpan dengan tidak aman, seperti makanan hewan peliharaan, tikus mungkin bakal menemukan dan memakannya.

Baca juga: 6 Langkah Mengusir Tikus dari Rumah, Tanpa Racun dan Perangkap

3. Kompos dan sampah hewan peliharaan

Tikus tertarik dengan semua jenis makanan, bahkan makanan yang sudah dicerna.

Timbunan kompos atau pasir milik anjing peliharaan juga bisa menajadi penyebab tikus masuk ke rumah.

Halaman:


Terkini Lainnya
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
Beauty & Grooming
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau