Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan

Kompas.com, 1 April 2026, 11:30 WIB
Devi Pattricia,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

Sumber Parade

KOMPAS.com - Selain model dan warna, bentuk leher busana atau neckline menjadi faktor penting yang menentukan apakah kalung yang dikenakan akan memperindah atau justru merusak keseluruhan tampilan.

Selebriti stylist Julie Matos menekankan, langkah pertama dalam memilih kalung adalah memahami bentuk leher pakaian.

“Saat merancang tampilan perhiasan, mulailah dari bentuk leher pakaian,” ujarnya, dikutip dari Parade, Rabu (1/4/2026).

Dengan pemilihan yang tepat, kalung bisa menjadi pusat perhatian yang memperkuat gaya. Berikut beberapa tips memilih kalung sesuai bentuk leher busana.

Baca juga: Hadiri Paris Fashion Week, Rihanna Pakai Kalung Rp 1 Miliar

4 Tips memilih jenis kalung sesuai bentuk leher busana

1. Pilih kalung statement untuk busana strapless atau sweetheart

Busana tanpa tali atau dengan potongan sweetheart memberikan ruang terbuka di area leher dan dada. Area ini menjadi kanvas kosong yang ideal untuk menonjolkan kalung.

Matos menyarankan penggunaan kalung berukuran besar atau statement necklace untuk jenis busana ini.

“Kalung model collar atau kalung dengan batu besar sangat cocok untuk neckline ini,” jelasnya.

Kalung yang mencolok akan mengisi ruang kosong tersebut sehingga tampilan tidak terlihat polos.  Selain itu, model ini juga mampu menambah kesan glamor dan elegan, terutama untuk acara formal seperti pesta malam.

Namun, penting untuk tetap menjaga keseimbangan. Jika kalung sudah menjadi fokus utama, sebaiknya hindari penggunaan anting yang terlalu mencolok agar tampilan tidak berlebihan.

Baca juga: 2 Aksesoris yang Bikin Outfit Makin Stand Out Menurut Fashion Desainer

Teknik stacking jewelry hadirkan sentuhan personal dan elegan untuk tampil stylish di momen spesial.Freepik/Holiak Teknik stacking jewelry hadirkan sentuhan personal dan elegan untuk tampil stylish di momen spesial.

2. Gunakan pendant yang mengikuti bentuk V-neck

Busana dengan potongan V-neck membutuhkan kalung yang mampu mengikuti garis leher tersebut. 

Pemilihan model yang tepat akan menciptakan ilusi visual yang lebih proporsional. Menurut Matos, kalung dengan liontin atau pendant menjadi pilihan terbaik.

“Pilih liontin yang mengikuti bentuk leher V agar tampilan terlihat selaras,” sarannya.

Kalung dengan bentuk memanjang akan menegaskan garis leher sekaligus memberi efek leher terlihat lebih jenjang. Ini sangat cocok untuk menciptakan tampilan yang anggun dan feminin.

Sebaliknya, kalung yang terlalu pendek atau bulat justru bisa memotong garis leher dan membuat tampilan terlihat kurang harmonis.

Baca juga: Tren Perhiasan Red Carpet 2026, Berlian dan Gemstone Makin Personal

3. Hindari kalung pada busana berleher tinggi

Untuk busana dengan high neckline atau leher tinggi, penggunaan kalung justru sering kali tidak diperlukan.

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau