Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mimpi Mantan Padahal Sudah Lama Putus? Ini Artinya

Kompas.com, 31 Maret 2026, 18:31 WIB
Ida Setyaningsih

Penulis

KOMPAS.com - Mimpi tentang mantan sering datang tanpa diduga, bahkan ketika hubungan itu sudah lama berakhir dan kehidupan terasa sudah berjalan normal.

Bangun tidur setelah memimpikan mantan kadang membuat seseorang bertanya-tanya: apakah ini tanda masih menyimpan rasa, atau sekadar bunga tidur?

Dalam psikologi, mimpi tidak selalu diartikan secara harfiah. Menurut pandangan banyak ahli, mimpi sering kali merupakan cara otak memproses ingatan, emosi, dan pengalaman yang tersimpan di alam bawah sadar.

Karena itu, mimpi tentang mantan belum tentu berarti ingin kembali, melainkan bisa menjadi refleksi dari kondisi emosional saat ini.

Baca juga: 7 Arti Mimpi Banjir, Berkaitan dengan Tekanan Mental dan Emosi

Apa Arti Mimpi Mantan Pacar?

Penjelasan Umum dari Sudut Pandang Psikologi

Dikutip dari Sleep Foundation, sosok dalam mimpi tidak selalu mewakili orang itu sendiri, tetapi dapat melambangkan fase hidup tertentu.

Mantan bisa hadir sebagai simbol dari masa lalu, pengalaman emosional, atau pelajaran penting yang pernah dialami.

Menurut teori mimpi dari Sigmund Freud, mimpi dapat menjadi jalan bagi keinginan atau pikiran yang tidak sepenuhnya disadari untuk muncul ke permukaan.

Sementara dalam pendekatan modern, mimpi juga dipahami sebagai hasil kerja otak saat menyusun kembali memori dan emosi.

Mimpi tentang mantan merupakan hal yang cukup sering dialami banyak orang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sekitar 5 hingga 8 persen isi mimpi seseorang berkaitan dengan mantan pasangan romantis.

Bukan hanya dalam mimpi biasa, sosok mantan juga kerap hadir dalam mimpi bernuansa intim.

Survei dari Sleep Foundation mencatat bahwa sekitar seperempat responden pernah bermimpi berhubungan intim dengan mantan pasangan.

Sama seperti mimpi lain yang membekas, misalnya mimpi gigi tanggal, mimpi tentang mantan sering meninggalkan kesan emosional yang cukup kuat.

Apakah Selalu Tanda Masih Kangen?

Tidak selalu. Seseorang bisa memimpikan mantan hanya karena ada pemicu kecil dalam keseharian, misalnya mendengar lagu lama, melihat tempat tertentu, atau mengalami situasi yang mirip dengan masa lalu.

Kadang yang dirindukan bukan orangnya, melainkan perasaan pada masa itu, misalnya rasa nyaman, perhatian, atau versi diri sendiri saat sedang berada dalam hubungan tersebut .

Baca juga: Apa Arti Mimpi yang Terus Berulang?

IlustrasiFREEPIK Ilustrasi

Penyebab Seseorang Mimpi Mantan

Emosi yang Belum Selesai

Meski hubungan sudah lama berakhir, ada kemungkinan masih ada emosi yang belum sepenuhnya selesai, seperti kecewa, marah, atau pertanyaan yang dulu tidak pernah terjawab.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau