Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Melindungi Kuku Saat Memasak, Bisa Pakai Sarung Tangan

Kompas.com, 24 Agustus 2024, 10:28 WIB
Devi Pattricia,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

Sumber Glamour

KOMPAS.com - Terlalu sering memasak bisa berdampak pada tampilan kulit tangan dan kuku. Apalagi sebagian orang memanfaatkan waktu untuk mencuci piring di sela-sela waktu memasak.

Apabila kuku sering kena panas dan lembap dari air serta sabun cuci piring, khawatirnya kuku menjadi kering dan mudah rapuh.

Maka dari itu, sangat penting untuk tetap menjaga kesehatan kuku agar tidak rapuh meskipun setiap hari memasak. Berikut tips menjaga kuku setelah memasak, seperti dilansir Glamour, Sabtu (24/8/2024).

Baca juga: Agar Kuku Palsu Tahan Lama, Ini 6 Tips Merawatnya!

Cara melindungi kuku saat memasak

1. Oleskan minyak

Memiliki kuku yang sehat dan kuat memang menjadi impian sebagian besar orang. Namun, kebiasaan memasak kerap kali membuatnya rusak dan rapuh.

Kulit disekitar kuku bisa menjadi sangat kering jika kamu terlalu sering memasak sekaligus mencuci piring. Kulit di sekitar kuku pun akan mengelupas, apalagi kalau kamu memakai sabun cuci piring yang memicu kulit kering.

Profesor klinis dermatologi Nia Terezakis menyarankan untuk memakai minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak lainnya yang tinggi akan vitamin E, tepat setelah mengeringkan tangan.

Baca juga: 5 Tips Kuku Sehat, Potong Secara Teratur

Ketika kulit masih lembap, maka ini menjadi waktu terbaik untuk kandungan baik dari minyak menyerap sempurna ke kuku dan kulit di sekitarnya. 

“Minyak ini tidak akan berminyak dan kulit akan mengunci kelembapannya,” jelas Terezakis.

2. Memakai pelembap

Kulit disekitar kuku bisa menjadi sangat kering jika kamu terlalu sering memasak sekaligus mencuci piring. Kulit di sekitar kuku pun akan mengelupas, apalagi kalau kamu memakai sabun cuci piring yang memicu kulit kering.

Untuk menjaga kelembapan kutikula dan kuku, maka kamu bisa oleskan pelembap di jari-jemari kamu. 

Tindakan ini juga bisa kamu lakukan setelah memakai minyak agar hasilnya lebih maksimal dan kuku bisa lebih kuat.

Baca juga: 6 Kenampakan Kuku yang Bisa Menunjukkan Kondisi Kesehatan

3. Haluskan permukaan kuku dan teteskan vitamin

Setelah itu, kamu bisa oleskan vitamin kuku ke seluruh permukaan kuku. Langkah ini efektif untuk membantu penyerapan kandungan baik langsung ke dalam kuku.

Sebab, dengan menghaluskan permukaan kuku, maka pori-porinya akan terbuka dan akan menyerap kandungan jauh lebih baik.

Jika tips ini dilakukan dengan rutin, kuku kamu akan tumbuh lebih kuat dan sehat. 

4. Lakukan manicure

Sementara itu, jika kamu terburu-buru untuk pergi ke suatu acara, namun tidak memiliki banyak waktu untuk memperbaiki kuku ke salon, maka kamu bisa lakukan manicure sendiri di rumah. 

Halaman:


Terkini Lainnya
Ditolak Gebetan di Gym, Pria Ini Turun Berat Badan 40 Kg dan Ubah Hidupnya
Ditolak Gebetan di Gym, Pria Ini Turun Berat Badan 40 Kg dan Ubah Hidupnya
Wellness
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
Beauty & Grooming
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau