Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Cermat Belanja Ramadan, dari Stok Skincare hingga Sewa Baju

Kompas.com, 27 Februari 2026, 11:00 WIB
Nabilla Ramadhian,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bulan Ramadan sering menjadi ujian bagi pengelolaan keuangan. Keinginan untuk memenuhi segala kebutuhan sahur, berbuka, hingga persiapan Lebaran, kerap memicu perilaku belanja impulsif yang berujung pada pemborosan.

Menilik hal tersebut, pemilik SARE Studio sekaligus kreator konten conscious fashion, Cempaka Asriani, membagikan strateginya dalam mengatur belanjaan.

Menurut dia, kunci agar tidak boros adalah kedisiplinan dalam mengelompokkan barang ke dalam kategori primer dan tersier.

"Pertama, kalau yang sifatnya barang-barang habis pakai, itu masuk ke primer enggak apa-apa," ujar Cempaka di Group media Interview TikTok bertajuk "#SerunyadiTikTok: Kiat Jalani Bulan Ramadan dengan Lebih Sehat dan Seimbang bersama Kreator TikTok" di Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Biaya Hidup Makin Mahal, Tahan Godaan Belanja Saat Pegang Uang

Tips belanja hemat saat bulan Ramadhan

1. Hindari menimbun produk karena godaan promo

Pemilik SARE Studio sekaligus kreator konten conscious fashion di TikTok @itscasriani, Cempaka Asriani, di Group media Interview TikTok bertajuk #SerunyadiTikTok: Kiat Jalani Bulan Ramadan dengan Lebih Sehat dan Seimbang bersama Kreator TikTok di Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).Kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemilik SARE Studio sekaligus kreator konten conscious fashion di TikTok @itscasriani, Cempaka Asriani, di Group media Interview TikTok bertajuk #SerunyadiTikTok: Kiat Jalani Bulan Ramadan dengan Lebih Sehat dan Seimbang bersama Kreator TikTok di Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Cempaka menekankan, barang habis pakai seperti bahan makanan pokok, serta produk perawatan kulit (skincare) dan produk perawatan tubuh (body care), termasuk dalam kategori primer. Namun, label "primer" bukan berarti hijau untuk dibeli dalam jumlah berlebih.

"Tapi jangan menyetok. Jangan langsung beli satu keranjang penuh, varian banyak, dan stok banyak. Jadi, beli kalau sudah habis. Selama polanya seperti itu, masuk ke kebutuhan primer aman," tutur dia.

Menurut Cempaka, menimbun stok karena tergiur promo justru berisiko merugikan karena adanya masa kedaluwarsa.

"Kita beli karena merasa perlu, tapi ketika beneran perlu, sudah enggak bisa dipakai karena sudah kadaluwarsa, jadinya mubazir. Buat apa buang-buang uang," ucap dia.

Baca juga: Hobi Belanja, Kenali Tanda Sudah Termasuk Kecanduan

2. Tampil trendi tanpa harus beli baju baru

Selain urusan bahan pokok dan perawatan diri, pengeluaran yang kerap membengkak saat Ramadan juga datang dari kebutuhan sandang.

Keinginan untuk tampil menarik di berbagai agenda sosial sering kali membuat seseorang luput dalam mengontrol anggaran belanja pakaian.

Sebagian masyarakat punya kebiasaan membeli baju baru untuk menghadiri acara-acara yang memiliki dress code, alias ketentuan pakaian.

Untuk wartawan, misalnya, terkadang ada agenda liputan yang mengharuskan awak media menggunakan jenis atau warna pakaian tertentu, menyesuaikan tema acara yang sedang digelar.

Baca juga: 9 Tren Warna Baju Lebaran 2026, Mahogany dan Butter Yellow Paduan Elegan

Ragam model baju gamis 'bini orang' yang saat ini ramai dicari pembeli di Pasar Tanah Abang saat dipantau pada Jumat (13/2/2026).Kompas.com/Dian Erika Ragam model baju gamis 'bini orang' yang saat ini ramai dicari pembeli di Pasar Tanah Abang saat dipantau pada Jumat (13/2/2026).

Begitu pula dengan kegiatan buka puasa bersama, atau perayaan Idul Fitri, yang membuat orang-orang menggunakan pakaian dengan model atau warna selaras agar terlihat kompak.

Cempaka menilai bahwa pakaian termasuk ke dalam kategori primer, termasuk pakaian "tematik". Namun, ia menyarankan cara yang lebih ekonomis daripada membeli baru.

Halaman:


Terkini Lainnya
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
Beauty & Grooming
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau