Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hindari Kesalahan Skincare Ini saat Puasa, Skin Barrier Bisa Terganggu

Kompas.com, 6 Maret 2026, 19:32 WIB
Aliyah Shifa Rifai,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Penggunaan skincare yang berlebihan atau asal mencoba berbagai produk justru dapat merusak skin barrier, terutama saat menjalani puasa.

Menurut Dermatologist dr. Arlene Rainamira, Sp.DVE., perubahan kondisi kulit selama Ramadan membuat kulit lebih sensitif sehingga perawatan perlu dilakukan dengan lebih hati-hati.

“Kesalahannya yang pertama adalah coba-coba produk. Banyak klaim yang overclaim, misalnya satu serum langsung membuat kulit cerah,” ujarnya saat ditemui dalam acara Sensatia Ramadan Pure Moments di Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).

Menurut dr. Arlene, penggunaan produk yang tidak sesuai dengan jenis kulit dapat membuat skin barrier menjadi lebih rentan mengalami iritasi, terutama ketika kondisi kulit sedang lebih sensitif selama puasa.

Baca juga: Gonta-ganti Skincare Bisa Picu Jerawat dan Beruntusan, Ini Kata Dokter

Terlalu sering mencoba produk baru

Dr. Arlene menjelaskan bahwa banyak orang tergoda mencoba berbagai produk skincare karena klaim hasil yang cepat.

Kondisi ini dapat makin terasa selama puasa karena kulit cenderung lebih kering akibat berkurangnya asupan cairan pada siang hari.

Ia menekankan pentingnya mengenali jenis kulit terlebih dahulu sebelum memilih produk perawatan.

“Pastikan kenali dulu jenis kulit kamu, apakah kering, berminyak, atau sensitif,” katanya.

Dengan mengetahui jenis kulit, pemilihan produk dapat disesuaikan sehingga perawatan kulit menjadi lebih efektif.

Misalnya, kulit berminyak biasanya lebih cocok menggunakan produk dengan tekstur gel, sementara kulit kering membutuhkan pelembap dengan tekstur krim.

Baca juga: Tips Cermat Belanja Ramadan, dari Stok Skincare hingga Sewa Baju

Menggunakan terlalu banyak bahan aktif

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menggunakan terlalu banyak bahan aktif dalam waktu bersamaan.

Menurut dr. Arlene, kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kandungan tertentu dalam skincare. Oleh sebab itu, ia menyarankan untuk mencoba satu bahan aktif terlebih dahulu sebelum menambahkan produk lain.

“Kalau mau mencoba satu bahan aktif, sebaiknya sekitar dua sampai tiga minggu dulu,” jelasnya.

Jika produk terlalu sering diganti dalam waktu singkat, kulit tidak memiliki waktu untuk menyesuaikan diri sehingga berisiko memicu iritasi.

Baca juga: Mengenal Perawatan Pengencangan Kulit Favorit Kim Kardashian

Ilustrasi laser treatment.Dok. Freepik/ArthurHidden Ilustrasi laser treatment.

Terlalu sering melakukan treatment

Selain penggunaan skincare, treatment kulit yang dilakukan secara berlebihan juga dapat memengaruhi kondisi skin barrier.

Halaman:


Terkini Lainnya
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
3 Bagian Tubuh Paling Kotor yang Sering Terlewat Saat Mandi, Apa Saja?
Beauty & Grooming
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Intip Foto Prewedding Justin Hubner dan Jennifer Copper, Anggun dengan Busana Adat Jawa
Fashion
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Bercanda Boleh, Ini Batas Aman Prank Saat April Fools Menurut Psikolog
Wellness
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Beauty & Grooming
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Kenapa Orang Suka Membuat Prank Saat April Fools? Ini Penjelasan Psikolog
Wellness
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Hubungan Rawan Konflik, 2 Shio Ini Tidak Cocok dengan Shio Babi
Relationship
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
120 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Perempuan, Penuh Doa dan Menyentuh Hati
Wellness
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
7 Rahasia Tampil Trendi untuk Perempuan Usia 60 Tahun
Fashion
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ini Cara Mengatasinya Menurut Psikolog
Wellness
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Kematian Ibu Melahirkan Tinggi di Jember, 10 Meninggal di Awal 2026
Wellness
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Tradisi April Fools di Berbagai Negara, dari Tempel Ikan hingga Kirim Misi Palsu
Wellness
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Apa Itu April Fools? Tradisi Iseng 1 April yang Punya Sejarah dan Cerita Unik
Wellness
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
4 Tips Memilih Kalung Sesuai Bentuk Leher Busana agar Elegan
Fashion
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
Beauty & Grooming
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Shio Monyet Paling Cocok dengan 3 Shio Ini, Siapa Saja?
Relationship
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau