Penulis
KOMPAS.com - Ucapan minal aidin wal faizin sering disampaikan saat Idul Fitri sebagai bentuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.
Agar ucapan terasa lebih berkesan, banyak orang memilih menyampaikannya lewat pantun.
Pantun membuat pesan Lebaran terdengar lebih hangat karena memiliki irama, rima, dan susunan kalimat yang mudah diingat.
Selain cocok dikirim lewat chat, pantun juga sering dipakai untuk caption media sosial, kartu ucapan, hingga sambutan keluarga saat berkumpul.
Dalam tradisi pantun, susunan sajak biasanya mengikuti pola a-b-a-b atau a-a-a-a, dengan dua baris pertama sebagai sampiran dan dua baris berikutnya berisi pesan utama.
Berikut 45 pantun minal aidin wal faizin yang lucu, menyentuh, dan penuh makna.
Baca juga: Inspirasi Dua Busana Lebaran Meutya Hafid Sekeluarga
Pergi pagi membeli ketan,
Singgah sebentar membeli roti.
Minal aidin wal faizin kawan,
Mohon maaf setulus hati.
Burung merpati terbang ke awan,
Hinggap sebentar di batang jati.
Hari fitri datang menawan,
Mari bermaaf sepenuh hati.
Jalan-jalan ke rumah paman,
Pulang sore membawa durian.
Minal aidin wal faizin teman,
Semoga damai sepanjang zaman.
Air mengalir ke tepi kali,
Daun bergoyang tertiup angin.
Jika ada salah selama ini,
Mohon maaf lahir dan batin.
Bunga melati harum baunya,
Tumbuh rapi dekat halaman.
Lebaran tiba penuh bahagia,
Maafkan salah dan kekhilafan.
Pergi ke pasar membeli mangga,
Mampir sebentar membeli nanas.
Lebaran datang membawa lega,
Semoga hati kembali ikhlas.
Pagi hari minum jamu,
Duduk santai dekat jendela.
Jika tutur pernah mengganggu,
Maafkan di hari yang mulia.
Beli payung warnanya merah,
Dipakai saat hujan turun.
Mohon maaf atas salah dan marah,
Semoga silaturahmi tetap turun-temurun.
Naik sepeda ke kota lama,
Membawa buah dalam keranjang.
Hari raya menyatukan kita,
Walau jarak kadang membentang.