ASAHAN, KOMPAS.com - Suasana ceria di sebuah pasar malam di Kelurahan Lestari, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Rabu (25/3/2026) malam.
Wahana Kora-kora yang tengah membawa sejumlah pengunjung tiba-tiba mengalami kerusakan fatal.
Wahana berbentuk kapal besar yang lazimnya berayun maju-mundur layaknya bandul tersebut justru mendatangkan petaka bagi para penikmatnya.
Akibat insiden ini, empat orang pengunjung terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami sejumlah luka akibat terjatuh dari wahana tersebut.
Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kecelakaan wahana tersebut sekitar pukul 20.15 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas kepolisian segera dikerahkan ke lokasi kejadian.
Baca juga: Gara-gara Handuk, Wahana Kora-kora yang Dinaiki Pengunjung di Pasar Malam Terbakar, Ini Kronologinya
"Petugas langsung memberikan pertolongan kepada korban, mengamankan dua operator wahana, serta memasang garis polisi di sekitar lokasi. Para korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," ujar Revi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3/2026).
Adapun identitas keempat korban yang sedang menjalani perawatan medis adalah Ardi Saputra (18), Abdul Haris Marpaung (18), Muhammad Fikri (21), dan Ravi Dafa (18).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lapangan, polisi menduga kecelakaan ini dipicu oleh kegagalan struktur pada bagian kursi wahana. Besi yang menyangga tempat duduk pengunjung diduga tidak kuat menahan beban atau ayunan hingga patah.
"Akibatnya, kursi yang diduduki korban terlepas dan terjatuh, menyebabkan para korban mengalami luka dan saat ini sudah memperoleh perobatan," ungkap Revi.
Baca juga: 5 Fakta di Balik Jatuhnya Wahana Kora-kora, 1 Orang Tewas hingga Operator Ditetapkan Tersangka
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian dari pihak penyelenggara pasar malam.
Selain mengamankan lokasi, polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa potongan besi dan komponen wahana lainnya.
Dua orang operator wahana pun tengah menjalani pemeriksaan intensif sebagai saksi.
"Pihak yang diduga terkait dan bertanggung jawab dalam kejadian ini masih dalam proses penyelidikan," tutup Revi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang