BANYUWANGI, KOMPAS.com - Arus balik Lebaran 2026 di lintasan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk belum reda dan masih diwarnai antrean kendaraan yang mengular.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, Senin (30/3/2026) sore, antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mencapai kurang lebih 5,8 kilometer dari pintu masuk pelabuhan. Antrean didominasi mobil pribadi, truk dan bus.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano mengatakan, kepadatan pada masa puncak arus balik tidak dapat dihindari. Namun, pergerakan kendaraan tetap dijaga agar tidak berhenti.
Baca juga: Pelabuhan Ketapang Macet, Tradisi Puter Kayun Warga Banyuwangi Terganggu
Pihaknya pun melakukan berbagai upaya untuk mengatasi panjangnya antrean kendaraan, salah satunya dengan melakukan percepatan layanan yang menjadi fokus utama, salah satunya melalui pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) untuk mempercepat rotasi kapal di dermaga.
“Selama arus kendaraan tetap bergerak, waktu tunggu bisa ditekan,” kata Yossianis.
Baca juga: Arus Balik H+7 Pelabuhan Ketapang Jatim, Pemotor Melonjak 57 Persen
ASDP mencatat waktu bongkar muat kapal rata-rata sekitar 35 menit per siklus layanan. Dengan durasi tersebut, rotasi kapal dapat berlangsung lebih cepat.
Saat ini, sebanyak 34 kapal dioperasikan di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Sebagian di antaranya menerapkan pola TBB untuk mendukung percepatan layanan.
Dari sisi permintaan, data menunjukkan sebanyak 164.881 unit kendaraan telah melakukan reservasi tiket untuk periode H-10 hingga H+10 Lebaran 2026.
Hingga H+7, sebanyak 154.313 unit kendaraan tercatat telah masuk ke Pelabuhan Ketapang.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko mengatakan, pengaturan arus kendaraan juga dilakukan melalui sejumlah buffer zone.
Beberapa titik yang digunakan antara lain Grand Watudodol dan Terminal Sri Tanjung.
“Pengaturan ini dilakukan agar kendaraan yang masuk ke pelabuhan tetap terukur,” ujar Arief.
Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada Minggu (29/3/2026) dengan jumlah 56.365 penumpang dan 19.057 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Bali, didominasi kendaraan roda dua.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang