Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diundang Lin Dan, Kento Momota Siap Tantang Bintang Dunia di King Cup 2025

Kompas.com, 24 Desember 2025, 15:30 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

KOMPAS.com - Mantan pemain bulu tangkis andalan Jepang di sektor tunggal putra, Kento Momota akan tampil di ajang King Cup 2025 atas undangan legenda China, Lin Dan.

Kento Momota mengaku merasa dihargai dan termotivasi dengan kepercayaan yang diberikan oleh Lin Dan.

Turnamen ini menjadi ajang spesial bagi Kento Momota, yang akan kembali merasakan atmosfer pertandingan internasional setelah cukup lama absen dari kompetisi resmi.

King Cup 2025 merupakan turnamen ekshibisi garapan Lin Dan dan akan berlangsung pada 26–28 Desember 2025 di Shenzhen Bay Sport Center, Shenzhen, China.

Ajang ini hanya diikuti delapan pemain undangan pilihan sang legenda.

Baca juga: Kento Momota Pensiun dari Timnas Jepang Usai Piala Thomas 2024

Sejumlah bintang dunia dipastikan ambil bagian, di antaranya Jonatan Christie (Indonesia), Shi Yu Qi (China), dan Anders Antonsen (Denmark).

Selain itu, masih ada Alex Lanier (Perancis), Jia Heng Jason Heng (Singapura), Victor Lai (Kanada), serta Liu Yang Ming Yu (China).

Comeback Momota Usai Absen Panjang

King Cup 2025 menjadi panggung comeback bagi Momota, yang terakhir kali tampil di turnamen resmi pada Thomas Cup 2024.

Pemain berusia 31 tahun itu dijadwalkan bertolak ke China pada Kamis (25/12/2025).

Saat ini, Momota diketahui aktif berkeliling di negaranya, Jepang, untuk berbagi ilmu kepada generasi muda.

"Saat ini saya sedang berkeliling ke berbagai daerah di negara ini (Jepang), mengajar bulu tangkis kepada anak-anak di lapangan," kata Momota dilansir BolaSport.com dari Badspi.

Baca juga: Singkirkan Kento Momota, Jojo: Seharusnya Bisa Menang Dua Gim Saja

Meski fokus melatih, Momota menegaskan dirinya tetap menjaga kondisi fisik agar bisa tampil kompetitif.

"Tetapi saya percaya bahwa jika saya tidak bisa bergerak dengan baik, saya tidak akan meyakinkan sebagai seorang pelatih, jadi saya berlatih setiap hari agar bisa bergerak dengan benar di lapangan."

Tunggal putra asal Jepang, Kento Momota, saat berbicara kepada awak media seusai kalah dari utusan Hong Kong, NG Ka Long Angus, dalam babak 32 besar Indonesia Open 2023 di Istora Senayan, Jakarta, pada Selasa (13/6/2023). Dalam kesempatan itu, Momota mengaku terpukau dengan atmosfer yang ada di Istora Senayan.Ahmad Zilky/KOMPAS.com Tunggal putra asal Jepang, Kento Momota, saat berbicara kepada awak media seusai kalah dari utusan Hong Kong, NG Ka Long Angus, dalam babak 32 besar Indonesia Open 2023 di Istora Senayan, Jakarta, pada Selasa (13/6/2023). Dalam kesempatan itu, Momota mengaku terpukau dengan atmosfer yang ada di Istora Senayan.

Kesempatan kembali bertanding datang saat dirinya mulai terpikir untuk turun ke turnamen.

"Dan tepat saat saya mulai merasa ingin ikut serta dalam turnamen, Lin Dan menanyakan apakah saya ingin mencoba bermain dalam pertandingan."

Halaman:

Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau