Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil Swiss Open 2026, Putri KW Runner Up, Takluk dari Wakil Thailand

Kompas.com, 15 Maret 2026, 20:01 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Putri Kusuma Wardani mesti menelan pil pahit usai ditekuk tunggal putri Thailand, Supanida Katethong di final Swiss Open 2026.

Laga final tunggal putri Swiss Open 2026 antara Putri Kusuma Wardani melawan Supanida Katethong digelar pada hari Minggu (15/3/2026) di St Jakobshalle, Basel, Swiss.

Putri Kusuma Wardani yang jadi wakil Indonesia di final justru ditekuk oleh tunggal putri Thailand, Supanida Katethong dengan skor 11-21 dan 15-21.

Jalannya Laga

Putri Kusuma Wardani yang tampil sebagai unggulan pertama Swiss Open 2026 diungguli 3-5 oleh Supanida Katethong yang beberapa kali mengecoh melalui pukulan silang.

Supanida yang unggul kemudian mencoba melancarkan smash keras yang kemudian membuat Putri Kusuma Wardani gagal mengembangkan permainan dan tertinggal 3-9.

Baca juga: Komentator BWF Soroti Kebangkitan Anthony Ginting di Swiss Open 2026

Supanida pun menutup interval dengan 11-3 usai back hand-nya tidak bisa dikembalikan Putri Kusuma Wardani.

Selepas interval, Putri KW kemudian mampu mencatat dua poin beruntun dan mengubah kedudukan menjadi 5-11.

Namun, Supanida yang berada di atas angin kemudian kembali melaju dengan mendapatkan tiga poin beruntun dan mengubah kedudukan menjadi 14-5 atas Putri Kusuma Wardani.

Putri Kusuma Wardani yang tertinggal jauh pun mencoba melancarkan tekanan dan kemudian bisa mengubah kedudukan menjadi 10-17 atas Supanida Katethong.

Namun, Supanida yang sempat kehilangan poin kemudian melancarkan smes keras yang membuatnya unggul 19-10 jelang gim pertama usai.

Baca juga: Modal Alwi Farhan dan Putri KW Tatap Final Swiss Open 2026

Supanida kemudian menutup gim pertama final Swiss Open 2026 dengan kemenangan 21-11 atas Putri Kusuma Wardani.

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, meraih kemenangan di laga pembuka Swiss Open 2026.PBSI Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, meraih kemenangan di laga pembuka Swiss Open 2026.

Putri KW Sempat Bangkit di Gim Kedua

Supanida Katethong yang mampu tampil baik di Final Swiss Open 2026 kemudian tidak mengubah gaya permainannya dan langsung melancarkan smes keras untuk unggul 4-0 atas Putri Kusuma Wardani.

Namun, Putri KW segera bangkit dengan tampil menekan dan memperkecil jarak menjadi 3-4 atas Supanida Katethong.

Putri KW pun kemudian memberikan kombinasi serangan dan bertahan yang baik untuk menyamakan kedudukan 7-7 dan kemudian unggul 8-7 atas Supanida Katethong.

Namun, Supanida Katethong yang sempat tertinggal kemudian malah mampu membalik kedudukan dan menutup interval dengan skor 11-9 atas Putri KW.

Baca juga: Hasil Swiss Open 2026, Tikungan 12 Poin Bawa Alwi Farhan ke Final

Selepas interval, Putri Kusuma Wardani yang sempat mencetak dua poin beruntun kembali harus tertinggal 11-12 atas Supanida Katethong.

Supanida yang masih mengandalkan smes menyilang, terus menekan Putri KW dan menambah angka di kedudukan 14-12.

Supanida Katethong kemudian mampu unggul jauh jelang akhir gim kedua dengan skor 19-15 atas Putri KW.

Supanida Katethong kemudian mampu menutup gim kedua dengan skor 21-15 atas Putri Kusuma Wardani dan menjadi juara Swiss Open 2026 untuk sektor tunggal putri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau