Penulis
KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, kini tengah didesak untuk segera menjalin koordinasi dan mencari bantuan dari pihak BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia).
Langkah ini dinilai perlu diambil demi memastikan Lee Zii Jia mendapatkan porsi latihan yang lebih optimal dan berkualitas di tengah merosotnya performa di lapangan.
Kekhawatiran terhadap Lee Zii Jia mencuat setelah rangkaian hasil buruk yang ia terima pada awal musim kompetisi tahun ini.
Hal tersebut memicu legenda bulu tangkis sekaligus tokoh olahraga ternama, Rashid Sidek, untuk memberikan saran agar sang pemain segera membenahi pola persiapannya sebelum turnamen besar dimulai.
Penurunan performa sang pemain semakin nyata setelah kegagalan Lee Zii Jia untuk menembus babak utama dalam ajang Orleans Masters 2026.
Baca juga: Hasil Undian Thomas Cup 2026: Tim Putra Indonesia Terjebak di Grup Berat
Mantan juara All England tersebut harus menelan kekecewaan setelah tersingkir di babak kualifikasi akibat kalah dari pemain muda China, Dong Tian Yao, dengan skor 12-21 dan 18-21.
Hasil-hasil minor ini sangat kontras dengan harapan publik yang menggadang-gadangnya sebagai tumpuan utama Malaysia dalam ajang Thomas Cup 2026.
Turnamen beregu putra paling bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026 di Horsens, Denmark.
Berdasarkan peringkatnya saat ini, ada peluang ia diturunkan sebagai tunggal ketiga, sebuah situasi yang serupa dengan kondisi Anthony Sinisuka Ginting saat mengalami penurunan peringkat akibat cedera.
Rashid Sidek menilai bahwa status pemain independen yang disandang sejak 2022 membuat pengawasan fisik dan teknis terhadap sang atlet tidak semaksimal saat berada di pelatnas.
Rashid menekankan bahwa bergabung latihan di bawah naungan BAM akan memberikan keuntungan besar, terutama dalam hal ketersediaan rekan latihan yang kompetitif.
Baca juga: Media China Sebut Alwi dan Ubed Sebagai Ancaman Baru di Thomas Cup 2026
"Jika dia bisa bergabung dalam pelatnas, itu akan lebih baik," kata Sidek dikutip dari New Straits Times.
Pebulu tangkis asal Malaysia, Lee Zii Jia, memberikan sambutan kepada para penonton di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada ajang Malaysia Open 2022. Terkini, Lee Zii Jia memutuskan cuti alias istirahat sementara dari bulu tangkis usai kandas pada babak pertama Indonesia Open 2023."Semakin banyak rekan latih tanding yang dia miliki (di BAM), semakin baik baginya untuk meningkatkan performanya," imbuhnya.
Selain aspek teknis, Rashid juga menyoroti kondisi mental dan kebugaran yang sulit dipantau secara transparan.
Dengan ambisi besar Malaysia untuk merebut trofi Thomas Cup 2026 yang terakhir kali diraih pada 1992, kesiapan setiap individu di dalam tim menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.
Baca juga: Fajar Alfian Minta Maaf Indonesia Tak Juara, Janji Raih Trofi Thomas Cup 2026
"Kita tidak tahu tingkat kepercayaan diri Zii Jia, kita tidak tahu kondisi fisiknya," kata Sidek memberikan peringatan serius.
"Dia perlu memperbaiki kelemahan apa pun yang dimilikinya dalam waktu yang tersisa."
"Tentu ada rencana cadangan. Dalam tim ini (di Thomas Cup 2026), akan ada empat pemain tunggal, tetapi siapa pemain keempatnya, kita belum yakin."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang