Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lee Zii Jia Didesak Segera Cari Bantuan ke BAM demi Thomas Cup 2026

Kompas.com, 19 Maret 2026, 13:40 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, kini tengah didesak untuk segera menjalin koordinasi dan mencari bantuan dari pihak BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia).

Langkah ini dinilai perlu diambil demi memastikan Lee Zii Jia mendapatkan porsi latihan yang lebih optimal dan berkualitas di tengah merosotnya performa di lapangan.

Kekhawatiran terhadap Lee Zii Jia mencuat setelah rangkaian hasil buruk yang ia terima pada awal musim kompetisi tahun ini.

Hal tersebut memicu legenda bulu tangkis sekaligus tokoh olahraga ternama, Rashid Sidek, untuk memberikan saran agar sang pemain segera membenahi pola persiapannya sebelum turnamen besar dimulai.

Penurunan performa sang pemain semakin nyata setelah kegagalan Lee Zii Jia untuk menembus babak utama dalam ajang Orleans Masters 2026.

Baca juga: Hasil Undian Thomas Cup 2026: Tim Putra Indonesia Terjebak di Grup Berat

Mantan juara All England tersebut harus menelan kekecewaan setelah tersingkir di babak kualifikasi akibat kalah dari pemain muda China, Dong Tian Yao, dengan skor 12-21 dan 18-21.

Hasil-hasil minor ini sangat kontras dengan harapan publik yang menggadang-gadangnya sebagai tumpuan utama Malaysia dalam ajang Thomas Cup 2026.

Turnamen beregu putra paling bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026 di Horsens, Denmark.

Berdasarkan peringkatnya saat ini, ada peluang ia diturunkan sebagai tunggal ketiga, sebuah situasi yang serupa dengan kondisi Anthony Sinisuka Ginting saat mengalami penurunan peringkat akibat cedera.

Pentingnya Sparing Berkualitas di BAM

Rashid Sidek menilai bahwa status pemain independen yang disandang sejak 2022 membuat pengawasan fisik dan teknis terhadap sang atlet tidak semaksimal saat berada di pelatnas.

Rashid menekankan bahwa bergabung latihan di bawah naungan BAM akan memberikan keuntungan besar, terutama dalam hal ketersediaan rekan latihan yang kompetitif.

Baca juga: Media China Sebut Alwi dan Ubed Sebagai Ancaman Baru di Thomas Cup 2026

"Jika dia bisa bergabung dalam pelatnas, itu akan lebih baik," kata Sidek dikutip dari New Straits Times.

Pebulu tangkis asal Malaysia, Lee Zii Jia, memberikan sambutan kepada para penonton di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada ajang Malaysia Open 2022. Terkini, Lee Zii Jia memutuskan cuti alias istirahat sementara dari bulu tangkis usai kandas pada babak pertama Indonesia Open 2023.AFP/MOHD RASFAN Pebulu tangkis asal Malaysia, Lee Zii Jia, memberikan sambutan kepada para penonton di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada ajang Malaysia Open 2022. Terkini, Lee Zii Jia memutuskan cuti alias istirahat sementara dari bulu tangkis usai kandas pada babak pertama Indonesia Open 2023.

"Semakin banyak rekan latih tanding yang dia miliki (di BAM), semakin baik baginya untuk meningkatkan performanya," imbuhnya.

Masalah Fisik dan Psikologis

Selain aspek teknis, Rashid juga menyoroti kondisi mental dan kebugaran yang sulit dipantau secara transparan.

Dengan ambisi besar Malaysia untuk merebut trofi Thomas Cup 2026 yang terakhir kali diraih pada 1992, kesiapan setiap individu di dalam tim menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

Baca juga: Fajar Alfian Minta Maaf Indonesia Tak Juara, Janji Raih Trofi Thomas Cup 2026

"Kita tidak tahu tingkat kepercayaan diri Zii Jia, kita tidak tahu kondisi fisiknya," kata Sidek memberikan peringatan serius.

"Dia perlu memperbaiki kelemahan apa pun yang dimilikinya dalam waktu yang tersisa."

"Tentu ada rencana cadangan. Dalam tim ini (di Thomas Cup 2026), akan ada empat pemain tunggal, tetapi siapa pemain keempatnya, kita belum yakin."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau