KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa jenis durian Musang King merupakan milik resmi negara tersebut dan tidak boleh dipasarkan oleh negara lain menggunakan nama yang sama.
Dilansir dari VnExpress, Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pertanian dan Keamanan Pangan Malaysia, Datuk Seri Mohamad Sabu, dalam sidang parlemen.
Menurut Mohamad, Musang King telah dilindungi melalui pendaftaran Geographical Indication (GI) atau indikasi geografis.
Baca juga: Manggis Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Kalahkan Durian Musang King
Artinya, hanya durian yang memenuhi standar dan sertifikasi resmi Malaysia yang berhak menggunakan nama tersebut di pasar global.
“Musang King adalah milik Malaysia. Negara lain tidak bisa menyebut durian mereka sebagai Musang King,” ujar Mohamad sebagaimana dikutip media tersebut.
Ia menambahkan, meskipun durian dari negara lain seperti Thailand atau Vietnam mungkin memiliki kemiripan secara tampilan, rasa dan kualitasnya tetap berbeda dari Musang King asli Malaysia.
Baca juga: Makan Durian Usai Santap Olahan Kambing Bikin Stroke, Ini Kata Menkes
Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran bahwa durian dari luar negeri dipasarkan di China dengan label Musang King, meskipun bukan berasal dari jenis durian yang terdaftar secara resmi.
Menurut laporan VnExpress, Malaysia kini melakukan pembicaraan dengan otoritas Bea Cukai China untuk memastikan perlindungan terhadap ekspor Durian Musang King yang legal.
Diskusi tersebut mencakup penguatan mekanisme verifikasi agar otoritas China dapat membedakan durian asli Malaysia dari produk lain yang menggunakan nama serupa.
Baca juga: 8 Cara Pilih Durian Matang, Dagingnya Manis dan Tebal
Pemerintah Malaysia juga memperketat penggunaan label resmi “MyBest” yang dikeluarkan oleh Federal Agricultural Marketing Authority (FAMA).
Label ini bertujuan membantu konsumen mengidentifikasi Musang King Malaysia yang telah mendapatkan persetujuan ekspor ke China.
“Kami harus melindungi ini karena ekspor ke China bernilai tinggi dan telah menjadi sumber penghidupan baru bagi para petani durian kami. Karena itu, kami akan terus mempertahankan Musang King sebagai merek Malaysia,” kata Mohamad.
Baca juga: Durian Kok Merah? Ini Keunikan Durian Merah Banyuwangi yang Kini Dilindugi Negara
China saat ini menjadi salah satu pasar terbesar untuk durian Malaysia, dengan nilai ekspor yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Popularitas Musang King sebagai durian premium membuatnya memiliki posisi strategis dalam perdagangan internasional.
Dengan perlindungan GI dan penguatan kerja sama lintas negara, Malaysia berharap reputasi Musang King tetap terjaga di pasar global sekaligus mencegah praktik pelabelan yang dinilai dapat merugikan petani lokal serta konsumen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang