Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi 7 Bakmi Jawa di Semarang yang Punya Cita Rasa Autentik

Kompas.com, 28 Maret 2026, 21:30 WIB
Afif Khoirul Muttaqin,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pergi ke Semarang kurang lengkap kalau tidak mencicipi kuliner di sana. Selain lumpia dan bandeng presto, ada satu kuliner yang selalu jadi incaran saat malam tiba, yakni bakmi jawa. 

Dengan ciri khas dimasak menggunakan anglo (tungku arang), aroma smoky dan rasa gurih dari telur bebeknya selalu bikin rindu.

Buat kamu yang lagi di Semarang atau berencana mampir ke sana, jangan sampai salah pilih kedai. 

Melansir dari beberapa sumber berikut 7 tempat makan Bakmi Jawa paling legendaris dan autentik di Semarang yang wajib masuk bucket list kamu!

1. Bakmi Jawa Pak Gareng

Ilustrasi bakmi godhog di Bakmi Jawa Pak Gareng, Semarang. Dok.Tribun Jateng/ Irzal Adikurnia Ilustrasi bakmi godhog di Bakmi Jawa Pak Gareng, Semarang.
Kalau bicara soal Bakmi Jawa di Semarang, nama Pak Gareng pasti muncul di urutan atas. 

Kedai ini sudah sangat melegenda. Rahasia kelezatannya ada pada penggunaan mi kuning yang kenyal dan kekhasan kuahnya yang kental karena menggunakan telur bebek. 

Jangan lupa pesan sate-sateannya sebagai pendamping agar pengalaman makanmu makin maksimal!

Baca juga: 5 Bakmi Jawa Legendaris di Jogja, Ada yang Sejak Awal Indonesia Merdeka

2. Bakmi Jawa Pak Ateng

Ingin merasakan bakmi jawa dengan bumbu yang berani? Bakmi Jawa Pak Ateng jawabannya.

Di sini, kamu bisa merasakan perpaduan rasa manis dan gurih yang pas banget. Proses memasaknya yang masih tradisional satu per satu menggunakan arang membuat bumbunya meresap sempurna ke dalam mi dan suwiran ayam kampungnya.

3. Bakmi Jawa Pak Rebi

Lokasinya yang berada di sekitar area pusat kota membuat Bakmi Jawa Pak Rebi selalu ramai pengunjung. 

Ciri khas di sini adalah kuahnya yang cenderung bening tetapi memiliki rasa kaldu ayam yang sangat kuat. 

Menu favorit di sini adalah bakmi godog (rebus) yang hangatnya pas banget buat menemani dinginnya malam di Semarang.

Baca juga: Menikmati Pecel Madiun 99, Sate Ponorogo, dan Bakmi Solo dalam Satu Perjalanan

4. Bakmi Jawa Pak Doel Noemani

Satu lagi nama besar di kancah perbakmian Semarang adalah Pak Doel Noemani. Kedai ini punya beberapa cabang, salah satunya yang paling populer ada di dekat Pemuda. 

Tekstur mi-nya cenderung lebih tebal, dan mereka sangat royal dalam memberikan taburan bawang goreng serta seledri yang bikin aromanya makin harum.

5. Bakmi Jawa Pak Jaka

Kalau kamu tipe orang yang suka bakmi goreng dengan cita rasa agak manis dan caramelized, Bakmi Jawa Pak Jaka adalah pilihan yang tepat. 


Mi gorengnya dimasak hingga bumbunya agak mengering dan menempel di mi, menciptakan tekstur yang sedikit liat namun sangat sedap saat dikunyah.

Baca juga: 6 Bakmi Legendaris Jakarta Barat, dari Ayam Kampung hingga Sambal Matah

6. Bakmi Jawa Pak Har

Ilustrasi penjual bakmi jawa di warung Mbah Parto.KOMPAS.com/ Lea Lyliana Ilustrasi penjual bakmi jawa di warung Mbah Parto.
Bakmi Jawa Pak Har juga menjadi rekomendasi kuat dari Nibble. Keunggulannya ada pada porsinya yang cukup mengenyangkan dan penggunaan sayuran yang masih segar. 

Bagi pecinta pedas, jangan lupa tambahkan ulekan cabai rawit segar yang biasanya disediakan untuk menambah level pada setiap suapannya.

7. Bakmi Jawa Pak No (Kapuas)

Meskipun tempatnya mungkin tidak semegah restoran besar, rasa Bakmi Jawa Pak No di Jalan Kapuas ini punya basis penggemar setia yang luar biasa. 

Kekhasan di sini adalah rasa kaldunya yang sangat autentik dan penggunaan ayam kampung yang empuk.

Sangat cocok buat kamu yang mencari rasa orisinal tanpa banyak tambahan bumbu modern.

Menikmati semangkuk Bakmi Jawa di Semarang bukan cuma soal kenyang, tapi soal menikmati tradisi kuliner yang tetap terjaga. 

Dari tujuh rekomendasi di atas, mana nih yang bakal kamu kunjungi duluan? 

Jangan lupa ajak teman atau keluarga ya, karena makan bakmi jawa paling asyik dinikmati sambil ngobrol santai!

Baca juga: Promo Lebaran 2026: 9 Resto Cepat Saji Tawarkan Diskon, dari Bakmi GM hingga Yoshinoya

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau