Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Agensi Sama, Kematian Misterius Qiao Renliang Disorot Lagi Menyusul Kematian Yu Menglong

Kompas.com, 2 Oktober 2025, 19:05 WIB
Rintan Puspita Sari

Penulis

KOMPAS.com- Meninggalnya aktor China Yu Menglong yang mengejutkan semua penggemar, mengingatkan kembali akan kematian misterius aktor China lainnya, Qiao Renliang.

Untuk informasi, baik Yu Menglong maupun Qiao Renliang diwakili oleh agensi yang sama dan ditangani secara hukum oleh firma yang sama.

Yu Menglong dilaporkan meninggal dunia pada 11 September 2025 di Beijing, China, sementara Qiao Renliang ditemukan meninggal dunia pada 16 September 2016.

Qiao ditemukan tewas di rumahnya di Shanghai. Menurut laporan, ia mati lemas setelah menutupi kepalanya dengan kantong plastik.

Baca juga: Kontroversi Kematian Yu Menglong Bertambah, Kini Beredar Pesan Terakhir pada Ibunya

Kekasihnya menemukannya tak sadarkan diri dan menghubungi layanan darurat, tetapi dokter tidak dapat menyelamatkannya.

Saat meninggal dunia, usia Qiao Renliang menginjak 28 tahun.

Sama seperti kasus Yu Menglong, polisi dengan cepat mengesampingkan dugaan tindak pidana. Jika pada kasus Yu Menglong polisi menyebut aktor itu jatuh karena mabuk, pada kasus Qiao disebutkan bahwa kematiannya karena gangguan psikologis, termasuk depresi berat dan insomnia.

Namun, rumor menyebar di media sosial, menunjukkan kisah yang jauh lebih kelam.

Baca juga: Kematian Putranya Dinilai Tak Wajar, Ibu Yu Menglong Buka Suara

Para blogger hiburan mengklaim Qiao dipaksa menjalin hubungan tanpa persetujuan dan mengalami kekerasan dari tokoh-tokoh berpengaruh, termasuk miliarder ternama Wang Sicong.

Bahkan muncul tuduhan bahwa ia disiksa di sebuah pesta dan ditinggalkan dengan tubuh yang termutilasi, dengan satu lengan diduga hilang.

Beberapa laporan mengklaim orang tuanya dibungkam di bawah ancaman, tidak mampu menuntut keadilan bagi putra mereka.

Hal ini serupa dengan pernyataan ibu Yu Menglong yang langsung dengan cepat mengeluarkan pernyataan bahwa putranya meninggal bukan karena tindak pidana, namun setelah itu ibu Yu Menglong dikabarkan hilang.

Baca juga: Ditemukan Pagi Ini, Aktor Populer Yu Menglong Meninggal Dunia

Nama kedua aktor itu juga dikaitkan dengan aktris Song Yiren, yang dituduh menjebak mereka ke dalam lingkaran berbahaya yang melibatkan klien kaya.

Hingga kini, kematian Qiao Renliang dan Yu Menglong masih diselimuti kontroversi dan pertanyaan yang belum terjawab.

Siapakah Qiao Renliang?

Lahir pada 15 Oktober 1987, Qiao Renliang adalah seorang aktor dan penyanyi yang dilaporkan ditemukan tewas di rumahnya di Shanghai.

Ia menjadi terkenal dan membintangi beberapa drama populer termasuk Legend of Lu Zhen, Tiny Time, dan Cruel Romance.

Qiao meninggal hanya sebulan sebelum ulang tahunnya yang ke-29. Menurut kantor berita China News Service, aktor tersebut menderita depresi sebelum ia diduga bunuh diri.

Menurut mereka yang dekat dengan Qiao, aktor kelahiran Shanghai tersebut didiagnosis menderita depresi pada tahun 2015, dan terkadang sangat bergantung pada pil tidur. Namun, Qiao hanya ditawarkan sedikit perawatan dan sedikit dukungan untuk depresi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Pandji Pragiwaksono Umumkan Jadwal Adili Idola, Reza Arap Jadi Target Berikutnya
Pandji Pragiwaksono Umumkan Jadwal Adili Idola, Reza Arap Jadi Target Berikutnya
Entertainment
Cerita Lebaran Anti-mainstream Luna Maya dan Maxime Bouttier, Alasan Shalat Ied di Kapal
Cerita Lebaran Anti-mainstream Luna Maya dan Maxime Bouttier, Alasan Shalat Ied di Kapal
Entertainment
Bukan April Mop, iKON Umumkan Konser FOUREVER di Jakarta
Bukan April Mop, iKON Umumkan Konser FOUREVER di Jakarta
K-Wave
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewedding Adat Jawa, Siap Menikah di Bali?
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewedding Adat Jawa, Siap Menikah di Bali?
Entertainment
Mengenal Zero Post, Ketika Gen Z Pilih Berhenti Bagikan Unggahan di Medsos
Mengenal Zero Post, Ketika Gen Z Pilih Berhenti Bagikan Unggahan di Medsos
Entertainment
Tanggal Bebas P Diddy Dimajukan Lagi, Keluar Penjara Makin Cepat 
Tanggal Bebas P Diddy Dimajukan Lagi, Keluar Penjara Makin Cepat 
Seleb
Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok, Perfect Crown Curi Perhatian Jelang Penayangan Perdana
Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok, Perfect Crown Curi Perhatian Jelang Penayangan Perdana
K-Wave
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Entertainment
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Entertainment
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Seleb
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Entertainment
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
K-Wave
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Entertainment
Tiger Woods Akhirnya Buka Suara Usai Kecelakaan Lagi dan Tudingan Berkendara Kondisi Mabuk
Tiger Woods Akhirnya Buka Suara Usai Kecelakaan Lagi dan Tudingan Berkendara Kondisi Mabuk
Entertainment
Sule Masih Pikir Matang untuk Menikah Lagi Meski Sudah Direstui Anak, Akui Capek Mulai dari Awal
Sule Masih Pikir Matang untuk Menikah Lagi Meski Sudah Direstui Anak, Akui Capek Mulai dari Awal
Seleb
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau