Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Emas H+2 Lebaran 2026 di Pegadaian Kompak Turun, UBS dan Galeri24 Melemah

Kompas.com, 23 Maret 2026, 11:20 WIB
Wahyu Wachid Anshory

Editor

KOMPAS.com - Harga emas hari ini di Pegadaian kembali mengalami penurunan pada awal pekan.

Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (23/3/2026) pukul 10.15 WIB, harga emas UBS dan Galeri24 masing-masing berada di level Rp 2.862.000 dan Rp 2.849.000 per gram.

Penurunan ini terjadi dibandingkan hari sebelumnya, Minggu (22/3/2026), di mana harga emas UBS dan Galeri24 sempat berada di angka Rp 2.933.000 dan Rp 2.920.000 per gram.

Kondisi ini menunjukkan adanya koreksi harga yang cukup terasa, terutama pada periode H+2 Lebaran.

Harga jual emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian sendiri dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar emas global dan nilai tukar.

Baca juga: Harganya Naik dan Turun, Kapan Sebaiknya Memulai Investasi Emas?

Bagaimana rincian harga emas terbaru?

Berikut daftar harga emas terbaru di Pegadaian:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.494.000
  • 1 gram: Rp 2.849.000
  • 2 gram: Rp 5.629.000
  • 5 gram: Rp 13.969.000
  • 10 gram: Rp 27.864.000
  • 25 gram: Rp 69.284.000
  • 50 gram: Rp 138.460.000
  • 100 gram: Rp 276.781.000
  • 250 gram: Rp 690.254.000
  • 500 gram: Rp 1.380.506.000
  • 1.000 gram: Rp 2.761.012.000.

Baca juga: Investasi Emas Makin Tren, Ini Batas Syariat yang Wajib Dipahami

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.547.000
  • 1 gram: Rp 2.862.000
  • 2 gram: Rp 5.681.000
  • 5 gram: Rp 14.037.000
  • 10 gram: Rp 27.927.000
  • 25 gram: Rp 69.679.000
  • 50 gram: Rp 139.070.000
  • 100 gram: Rp 278.032.000
  • 250 gram: Rp  694.874.000
  • 500 gram: Rp1.388.116.000.

Baca juga: Laporan World Gold Council: Dua dari Tiga Orang Indonesia Investasi Emas

Mengapa harga emas Antam biasanya lebih mahal?

Meski emas UBS dan Galeri24 sama-sama memiliki kadar kemurnian 99,99 persen atau setara 24 karat, harga emas Antam umumnya berada di atas kedua produk tersebut. Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama dari sisi sertifikasi dan reputasi produsen.

Emas Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk, perusahaan BUMN yang telah mengantongi sertifikasi internasional dari London Bullion Market Association (LBMA).

Sertifikasi ini membuat emas Antam lebih mudah diperjualbelikan di pasar global serta memiliki tingkat kepercayaan tinggi di kalangan investor.

Baca juga: Investasi Emas Digital Populer, Hindari Kesalahan Ini agar Tak Rugi

Faktor tersebut yang kerap membuat harga emas Antam lebih mahal dibandingkan produk emas ritel lainnya di Indonesia.

Di sisi lain, Galeri24 merupakan produk emas batangan dari anak perusahaan PT Pegadaian. Produk ini telah mengantongi sertifikasi SNI 8880:2020 serta standar ISO, sehingga kualitasnya tetap terjamin.

Dengan harga yang relatif lebih terjangkau, Galeri24 menjadi salah satu pilihan populer di kalangan nasabah Pegadaian, khususnya bagi investor pemula.

Baca juga: Investasi Emas Digital: Ini yang Harus Dipahami Investor Pemula

Sementara itu, emas UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan swasta yang telah lama bergerak di industri logam mulia nasional. Produk UBS juga dikenal luas dan memiliki jaringan distribusi yang kuat di dalam negeri.

Penurunan harga emas pada awal pekan ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi.

Namun demikian, keputusan tetap perlu didasarkan pada perencanaan keuangan yang matang serta pemahaman terhadap risiko fluktuasi harga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Lengkap! Jadwal KA Bias Madiun-Solo April 2026, Ini Harga Tiketnya
Jawa Tengah
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Deretan Prank April Mop Paling Ikonik di Dunia, dari Panen Spageti hingga Burger Kidal
Sumatera Selatan
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Kenapa Ada April Mop Setiap 1 April? Ini Sejarah dan Tragedi Lucu di Baliknya
Jawa Timur
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Pulau Sumatera dan Kepulauan Sekitarnya per 1 April 2026
Sumatera Barat
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Overthinking Sebelum Tidur, Mengapa Otak Lebih Berisik di Malam Hari? Ini Kata Psikolog
Banten
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Harga Emas Hari Ini 1 April 2026 di Pegadaian Kompak Naik, Simak Daftar Terbaru di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Jawa Barat per 1 April 2026
Jawa Barat
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Promo Alfamart Hari Ini 1 April 2026, Ada Diskon 60 Persen di Tebus Suka Suka
Jawa Tengah
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Sulsel, Ini Daftar Lengkapnya
Sulawesi Selatan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Harga Emas Antam Hari Ini 1 April 2026 Naik Rp 75.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya di Awal Bulan
Kalimantan Barat
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Promo Indomaret Hari Ini 1 April 2026, Ada Tebus Murah Hemat 50 Persen
Jawa Tengah
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Promo FamilyMart Hari Ini, Bayar Suka-Suka untuk FamiCafé Beverage Regular
Jawa Barat
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi per 1 April 2026, Ada Kenaikan?
Kalimantan Barat
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Cuaca Ekstrem Picu Puting Beliung dan Longsor di Bekasi: 27 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Jawa Barat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau