Editor
KOMPAS.com - Harga emas hari ini produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada Rabu, 1 April 2026.
Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia pada pukul 09.00 WIB, harga emas naik sebesar Rp 75.000 per gram.
Kenaikan ini membuat harga emas Antam berada di level Rp 2.902.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.827.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali atau buyback juga mengalami kenaikan menjadi Rp2.587.000 per gram.
Baca juga: Minat Investasi Emas Meningkat, Nasabah Bullion BSI Meroket 400 Persen
Berikut daftar harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan per Rabu (1/4/2026):
Baca juga: Investasi Emas Digital Populer, Hindari Kesalahan Ini agar Tak Rugi
Transaksi pembelian emas batangan dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Adapun ketentuan pajak pembelian adalah sebagai berikut:
Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong PPh 22 yang dapat digunakan dalam pelaporan pajak tahunan.
Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif melalui PMK Nomor 38 Tahun 2023. Dalam aturan tersebut, tarif pajak pembelian emas dapat menjadi lebih rendah, yakni sebesar 0,25 persen bagi pembeli yang mencantumkan NPWP saat bertransaksi.
Baca juga: Investasi Emas Digital: Ini yang Harus Dipahami Investor Pemula
Tidak hanya pembelian, transaksi penjualan kembali atau buyback juga dikenakan pajak.
Ketentuannya adalah sebagai berikut:
Pajak pada transaksi buyback dipotong langsung oleh pihak Antam dari total nilai penjualan, sehingga penjual tidak perlu melakukan penyetoran pajak secara terpisah.
Baca juga: Amankah Investasi Emas Digital di Indonesia? Ini Kata Bappebti dan ICDX
Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas, penting untuk memperhatikan beberapa hal berikut:
Dengan memahami pergerakan harga dan ketentuan pajak, investor dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dalam berinvestasi emas.
Kenaikan harga emas pada awal April 2026 ini menunjukkan bahwa logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat, terutama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang