Penulis
KOMPAS.com - Video yang memperlihatkan warga memblokir perlintasan kereta api di Bandar Lampung menjadi sorotan di media sosial.
Dalam video berdurasi sekitar 39 detik tersebut, tampak puluhan warga berkumpul di sekitar perlintasan tanpa palang pintu.
Sejumlah pemuda terlihat mengangkat batangan besi yang menyerupai potongan rel, lalu meletakkannya di sisi perlintasan hingga menghambat jalur kereta.
Peristiwa ini terjadi di perlintasan kereta api di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.
Baca juga: Banjir Kembali Rendam Jalur Rel Pekalongan–Sragi, Ini Daftar KA yang Dibatalkan
Aksi warga tersebut dipicu kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil yang tertabrak kereta api.
Insiden itu terjadi karena pengemudi mobil diduga memaksa melintas saat kereta sudah dalam jarak dekat.
Peristiwa ini memicu kemarahan warga yang terdampak, terutama karena kerugian yang dialami akibat kecelakaan tersebut.
Warga pun menuntut adanya tanggung jawab atas kejadian tersebut, termasuk soal ganti rugi.
Baca juga: Masuk Libur Nataru KAI Daop 8 Surabaya Intensif Cek Rel Kereta Api
Sebagai bentuk kekecewaan, warga kemudian melakukan aksi blokade di perlintasan kereta.
Mereka menaruh benda di sekitar rel sehingga sempat mengganggu perjalanan kereta api dan aktivitas di sekitar lokasi.
Aksi tersebut disebut sebagai bentuk protes warga yang meminta perhatian pihak terkait terhadap keselamatan di perlintasan.
Situasi di lokasi sempat memanas sebelum akhirnya mereda.
Baca juga: Jakarta–Bandung Hanya 90 Menit, Ini Target Dedi Mulyadi soal Modernisasi Rel Kereta
Humas PT KAI Divre IV, Azhar Zaki Assjari, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Betul. Kejadiannya kemarin sore," kata Zaki, dikutip dari Kompas.com, Kamis (26/3/2026).
Ia menyebut kondisi di lokasi sempat ramai, namun akhirnya dapat dikendalikan setelah warga diberikan pemahaman.