Penulis
KOMPAS.com - Pebalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, dilaporkan telah menyusun strategi matang menjelang penampilannya pada seri kedua musim ini.
Marc Marquez akan menghadapi tantangan besar di sirkuit baru yang belum pernah digunakan dalam kalender MotoGP modern.
Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh Marc Marquez dalam menyambut gelaran MotoGP Brasil 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20-22 Maret 2026.
Balapan akhir pekan ini dipastikan menjadi ujian berat bagi insting para pembalap, mengingat hampir seluruh rider belum pernah mencicipi aspal di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil.
Tantangan di Brasil kali ini tergolong unik karena minimnya referensi teknis.
Baca juga: Marquez Ungkap soal Pensiun dari MotoGP dan Tidak Ikuti Jejak Rossi
Tercatat hanya Diogo Moreira, Franco Morbidelli, dan Luca Marini yang diketahui pernah menjajal lintasan di Goiania tersebut, itu pun hanya dalam rangka kegiatan promosi dan bukan sesi tes resmi.
Meski begitu, pembalap berjuluk The Baby Alien ini memiliki rekam jejak impresif sebagai spesialis penakluk lintasan baru.
Sepanjang kariernya, ia tercatat pernah memenangi empat seri balap perdana di trek anyar, mulai dari COTA (2013), Termas de Rio Hondo (2014), Buriram (2018), hingga Balaton Park (2025).
"Brasil akan menjadi GP yang unik bagi semua pembalap," kata Marc Marquez dikutip dari situs resmi Ducati.
Walaupun lintasan sepanjang 3,835 km ini terakhir kali menggelar GP Brasil pada 1989—tahun di mana dirinya bahkan belum lahir—pembalap berusia 33 tahun ini tetap optimis.
Bersama tim Ducati Lenovo, Marquez terus melakukan analisis mendalam terhadap tata letak Sirkuit Ayrton Senna melalui berbagai data simulasi yang tersedia.
Baca juga: Satu Kesamaan Rossi dan Marc Marquez Menurut Francesco Bagnaia
Fokus utama sang pembalap pada hari pertama adalah menghindari kesalahan sekecil apa pun guna mengamankan basis data motor yang akurat.
"Kami tidak memiliki referensi yang oke. (Namun) Saya senang tiba di negara baru, di mana ada begitu banyak penggemar MotoGP," tegasnya.
"Treknya sangat pendek, dan mungkin akan sangat panas. Kami akan memanfaatkan hari Jumat sebaik mungkin untuk beradaptasi tanpa membuat kesalahan."
Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, juga mengungkapkan rasa penasaran yang sama.
Bagnaia menyoroti antusiasme luar biasa dari para penggemar di Brasil yang berpotensi meningkatkan atmosfer kompetisi pada seri kedua ini.
"Selalu ada banyak rasa penasaran sebelum tiba di sirkuit baru," ungkap murid Valentino Rossi itu.
Baca juga: Marc Marquez Buka Suara soal Rumor Pedro Acosta Jadi Rekan Setim di Ducati Musim 2027
"Saya tidak sabar. Sirkuitnya memang kecil, tetapi kita akan melihat nilai sebenarnya pada hari Jumat. Ini akan menjadi hari yang sibuk."
"Saya juga penasaran untuk melihat bagaimana para penggemar akan menyambut kami, mereka tampaknya benar-benar bersemangat tentang MotoGP," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang