Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MotoGP Brasil 2026: Misi Marc Marquez Taklukkan Sirkuit Anyar Ayrton Senna

Kompas.com, 19 Maret 2026, 14:17 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

KOMPAS.com - Pebalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, dilaporkan telah menyusun strategi matang menjelang penampilannya pada seri kedua musim ini.

Marc Marquez akan menghadapi tantangan besar di sirkuit baru yang belum pernah digunakan dalam kalender MotoGP modern.

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh Marc Marquez dalam menyambut gelaran MotoGP Brasil 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20-22 Maret 2026.

Balapan akhir pekan ini dipastikan menjadi ujian berat bagi insting para pembalap, mengingat hampir seluruh rider belum pernah mencicipi aspal di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil.

Tantangan di Brasil kali ini tergolong unik karena minimnya referensi teknis.

Baca juga: Marquez Ungkap soal Pensiun dari MotoGP dan Tidak Ikuti Jejak Rossi

Tercatat hanya Diogo Moreira, Franco Morbidelli, dan Luca Marini yang diketahui pernah menjajal lintasan di Goiania tersebut, itu pun hanya dalam rangka kegiatan promosi dan bukan sesi tes resmi.

Meski begitu, pembalap berjuluk The Baby Alien ini memiliki rekam jejak impresif sebagai spesialis penakluk lintasan baru.

Sepanjang kariernya, ia tercatat pernah memenangi empat seri balap perdana di trek anyar, mulai dari COTA (2013), Termas de Rio Hondo (2014), Buriram (2018), hingga Balaton Park (2025).

"Brasil akan menjadi GP yang unik bagi semua pembalap," kata Marc Marquez dikutip dari situs resmi Ducati.

Analisis Mendalam dan Adaptasi Cepat

Walaupun lintasan sepanjang 3,835 km ini terakhir kali menggelar GP Brasil pada 1989—tahun di mana dirinya bahkan belum lahir—pembalap berusia 33 tahun ini tetap optimis.

Bersama tim Ducati Lenovo, Marquez terus melakukan analisis mendalam terhadap tata letak Sirkuit Ayrton Senna melalui berbagai data simulasi yang tersedia.

Baca juga: Satu Kesamaan Rossi dan Marc Marquez Menurut Francesco Bagnaia

Fokus utama sang pembalap pada hari pertama adalah menghindari kesalahan sekecil apa pun guna mengamankan basis data motor yang akurat.

"Kami tidak memiliki referensi yang oke. (Namun) Saya senang tiba di negara baru, di mana ada begitu banyak penggemar MotoGP," tegasnya.

"Treknya sangat pendek, dan mungkin akan sangat panas. Kami akan memanfaatkan hari Jumat sebaik mungkin untuk beradaptasi tanpa membuat kesalahan."

Rasa Penasaran Francesco Bagnaia

Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, juga mengungkapkan rasa penasaran yang sama.

Bagnaia menyoroti antusiasme luar biasa dari para penggemar di Brasil yang berpotensi meningkatkan atmosfer kompetisi pada seri kedua ini.

"Selalu ada banyak rasa penasaran sebelum tiba di sirkuit baru," ungkap murid Valentino Rossi itu.

Baca juga: Marc Marquez Buka Suara soal Rumor Pedro Acosta Jadi Rekan Setim di Ducati Musim 2027

"Saya tidak sabar. Sirkuitnya memang kecil, tetapi kita akan melihat nilai sebenarnya pada hari Jumat. Ini akan menjadi hari yang sibuk."

"Saya juga penasaran untuk melihat bagaimana para penggemar akan menyambut kami, mereka tampaknya benar-benar bersemangat tentang MotoGP," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau