Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perhatikan, Ini Titik Rawan Bencana dan Macet di Jalur Pansela Jateng-DIY

Kompas.com, 3 April 2024, 20:24 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - Pengendara yang akan melintasi Jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) perlu mengetahui sejumlah titik rawan bencana dan macet pada momen mudik Lebaran 2024.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Rien Marlia mengatakan, titik rawan bencana seperti longsor ada di ruas Giriwoyo-Glonggong turut wilayah Wonogiri, dan juga ruas Ayah-Bodo-Jladri turut wilayah Kebumen.

"(tapi) Itu sudah mendapatkan penanganan berupa penguatan tebing, sehingga tahun ini diharapkan sudah lebih aman," ujar Rien kepada Kompas.com pada Rabu (03/04/2024).

Sedangkan untuk titik rawan kemacetan di Jalur Pansela, terdapat khususnya di perbatasan Gunungkidul, yakni Kecamatan Patuk.

Sebab, topografi jalurnya memang berupa tanjakan dan tikungan. Selain itu merupakan akses menuju kawasan wisata.

Baca juga: Beres Dipersolek via IJD, Jalur Pansela Cilacap-Kebumen Kian Nyaman Dilintasi

Sehingga pada musim liburan memang selalu terjadi kemacetan. Hal itu mengingat antusias masyarakat dan pemudik yang mungkin ingin berwisata di sejumlah pantai di Gunungkidul.

"Para pemudik kami imbau untuk bisa mengikuti rambu-rambu, arahan dari petugas kepolisian, dan tetap tertib selama berkendara," pungkas Rien.

Sebagai informasi, total panjang Jalur Pansela Jateng-DIY ialah 331,75 kilometer. Rinciannya, Jalur Pansela di Jateng sepanjang 213,36 kilometer, dan Jalur Pansela di DIY sepanjang 118,39 kilometer.

Berdasarjan survesi kondisi jalan semester dua tahun 2023, tingkat kemantapan jalan di Jalur Pansela Jateng-DIY yaitu 96,08 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau