Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ditopang Penjualan Rumah, Pendapatan APLN Tahun 2025 Rp 3,57 Triliun

Kompas.com, 18 Maret 2026, 11:30 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) resmi merilis laporan kinerja keuangan tahun buku 2025 yang memperlihatkan ketahanan fundamental perusahaan.

Emiten ini membukukan total penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 3,57 triliun. Angka ini merupakan kombinasi penjualan unit properti (development income) dengan pengelolaan aset komersial (recurring income).

Pendapatan APLN sepanjang 2025 didominasi oleh pengakuan penjualan sebesar Rp 2,21 triliun.

Rumah tinggal tetap menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi mencapai Rp 1,06 triliun.

Baca juga: Terbit Akhir Maret, Kepmen PKP Fasilitasi MBR Punya Apartemen Rp 500 Juta

Hal ini mengonfirmasi tren pasar bahwa kebutuhan akan hunian tapak (landed house) di segmen menengah masih menjadi penggerak utama industri properti nasional.

Tak hanya itu, segmen vertikal menyumbang Rp 588,18 miliar melalui penjualan apartemen, disusul oleh penjualan lahan sebesar Rp 247,18 miliar, dan ruko senilai Rp 243,49 miliar.

Di sisi lain, pilar pendapatan berulang atau recurring income menunjukkan performa yang solid di angka Rp 1,36 triliun.

Pendapatan ini bersumber dari lini bisnis perhotelan dan penyewaan pusat perbelanjaan ikonik seperti Senayan City, Central Park Mall, hingga DeliPark Mall di Medan.

Baca juga: Soal 3 Juta Rumah, Hashim: Jangan Omon-omon, No Action Talk Only

“Kami terus mengoptimalkan setiap aset agar dapat menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Beberapa proyek properti juga mengalami peningkatan nilai yang luar biasa, sehingga menguntungkan perusahaan,” jelas Corporate Secretary APLN, Justini Omas, dalam keterangan resminya, Rabu (18/3/2026).

Koreksi Akibat Divestasi Strategis

Jika menilik baris laba kotor, APLN mencatatkan angka Rp 1,47 triliun. Secara kumulatif, angka ini memang lebih rendah dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang berada di level Rp 2,44 triliun. Namun, penurunan ini memerlukan pembacaan yang kritis dan objektif.

Koreksi pada laba kotor tersebut merupakan dampak dari basis perbandingan tinggi (high base effect) pada tahun 2024, di mana saat itu Perseroan melakukan aksi korporasi berupa penjualan aset strategis hotel Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention.

Tanpa adanya transaksi pelepasan aset besar seperti di tahun sebelumnya, penurunan laba kotor pada 2025 sebenarnya mencerminkan normalisasi pendapatan operasional yang lebih organik.

Baca juga: Rumah Rp 8 Miliar Bupati Cilacap

Dari sisi pemasaran, APLN mengantongi marketing sales sebesar Rp 1,41 triliun. Angka ini menjadi modal penting untuk pengakuan pendapatan di periode mendatang.

Ke depan, manajemen akan lebih selektif dan adaptif dalam meluncurkan proyek baru, dengan fokus pada kawasan terpadu (mixed-use development) yang menawarkan nilai tambah bagi konsumen.

Keyakinan perusahaan didorong oleh data bahwa permintaan hunian di kelompok menengah tetap menjadi ceruk pasar yang "tahan banting" terhadap guncangan ekonomi.

“Kami melihat kebutuhan terhadap hunian di kelompok menengah masih tetap tinggi. Oleh karena itu, Perseroan akan terus beradaptasi dengan kebutuhan konsumen dan memastikan setiap proyek mampu memberikan nilai yang terus meningkat,” pungkas Justini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau