Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Robi Syianturi, Medali Emas SEA Games dan Kado untuk Istri yang Tengah Hamil

Kompas.com, 20 Desember 2025, 10:19 WIB
Pratama Yudha,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelari jarak jauh Indonesia, Robi Syianturi, pulang ke Indonesia dengan membawa satu medali emas dari SEA Games 2025 Thailand dari cabang olahraga atletik nomor maraton putra.

Dia menjadikan sukses ini sebagai kado bagi istrinya yang tengah hamil.

Robi menjadi bagian dari tim atletik Indonesia yang telah kembali ke Indonesia usai bertanding di SEA Games 2025.

Rombongan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Rabu (17/12/2025) malam WIB. Robi mengaku sangat bersyukur dengan pencapaian ini.

Pasalnya, ini merupakan medali emas pertamanya dalam tiga kali keikutsertaannya di SEA Games.

Pada edisi dua tahun lalu, dia hanya mampu mengukir medali perunggu setelah berlomba di nomor lari 5.000m.

Baca juga: Aldila/Janice Tutup Perjuangan Tenis Indonesia di SEA Games 2025 dengan Sempurna

"Alhamdulillah, bersyukur saya kepada Allah SWT. Ini emas pertama saya dan ini SEA Games ketiga saya. Sebelumnya, saya mendapat medali perunggu tapi bukan di nomor maraton, yaitu di nomor 5000 meter," kata Robi selepas acara penyambutan kepulangan atlet SEA Games.

"Di SEA Games Thailand ini Alhamdulillah bisa mempersembahkan medali emas di nomor maraton," ungkap dia.

Dikatakan Robi, keberhasilan meraih emas ini tak didapat dengan mudah. Sebab, Thailand memiliki kelembaban yang tinggi.

Terlebih, perlombaan dilakukan pada sore hari yang menjadi pengalaman pertama bagi Robi bertanding maraton bukan di pagi hari. 

"Melihat kelembaban di Thailand cukup tinggi, temperatur cukup tinggi, start di sore dan pertama kali saya buat lari maraton di sore hari, dan itu hampir tidak pernah,"

"Mungkin ini pertama kali multievent yang lombanya sore ya, pun Kejuaraan Dunia di luar negeri."

Baca juga: Ketum Kickboxing Indonesia Tegaskan Peran Atlet: Fokus Berlatih dan Bertanding

"Jadi, ya pengalaman tersendiri, tantangan juga. Tapi Alhamdulillah kita bisa melewatinya dengan baik," jelasnya.

Kado untuk Istri

Berkaitan dengan bonus medali emas yang mencapai Rp 1 miliar, Robi mengatakan ini menjadi sebuah berkah untuk keluarganya yang tengah menantikan kelahiran calon buah hati pada Maret tahun depan.

"Saya berharap semoga terealisasi dengan benar, dan ini mengejutkan buat para atlet, jadi motivasi juga. Kita sebenarnya bukan karena uang ya, semua orang butuh uang, tetapi yang pertama untuk Merah Putih," kata Robi.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau