Penulis
KOMPAS.com - Kontingen Indonesia menunjukkan tren positif dalam perolehan medali emas pada ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand.
Pada hari kedua ASEAN Para Games 2025, Kamis (22/1/2026), Indonesia melampaui target harian. Merah Putih tercatat mampu meraup 13 medali emas.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi capaian para atlet yang dinilai melampaui ekspektasi awal.
“Luar biasa perjuangan para atlet para games kita yang berhasil melampaui target emas harian. Kemarin targetnya 11 emas, kita bisa dapat 19 emas , surplus 8 emas dan hari ini targetnya 13 emas, kita dapatnya melebihi," kata Menpora Erick, dikutip dari laman resmi Kemenpora, Jumat (23/01/2026).
Indonesia menutup hari kedua ASEAN Para Games 2025 pada Kamis (22/1/2026) di posisi kedua klasemen medali sementara dengan torehan 103 medali, terdiri dari 40 emas, 39 perak, dan 24 perunggu.
Thailand ada di puncak dengan 170 medali (64 emas, 56 perak, dan 40 perunggu).
Baca juga: Prestasi di SEA Games 2025, Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat di Kepolisian
View this post on Instagram
Sejumlah cabang olahraga (cabor) berkontribusi signifikan terhadap capaian Indonesia.
Dari cabang para renang (para swimming), atlet Januari menyumbangkan emas dari nomor Men’s 200 meter Freestyle S5.
Medali emas lainnya diraih Bayu Putra Yuda di nomor Men’s 200 meter Freestyle S10, Maulana Rifky Yavianda pada nomor Men’s Butterfly S12, serta Siti Alfiah dari nomor Women’s 100 meter Freestyle S6.
Sementara itu, kontribusi emas juga datang dari cabang para balap sepeda (para cycling).
Tifan Abid Alana jadi yang terbaik di nomor Men’s Road Race C1–C2, Sufyan Saori meraih emas pada nomor Men’s Road Race C3–C5.
Adapun dari cabang para judo, Junaedi menyumbangkan emas pada nomor Men’s Individual J1 -64 kg, disusul Sahrul Sulaiman yang meraih emas di nomor Men’s Individual J1/J2 -81 kg.
“Kita juga berhasil memecahkan rekor ASEAN Para Games. Ini bukti keseriusan para atlet dalam setiap pertandingan, dan bukti bahwa bangsa kita bukanlah bangsa pengeluh melainkan bangsa yang tangguh. Hingga saat ini kita berhasil menempati peringkat dua, Kemenpora terus mendukung agar ranking kita tetap terjaga hingga akhir,” ujar Erick.
Baca juga: Yakin Capai Target, Menpora Erick Thohir Upayakan Bonus ASEAN Para Games Setara SEA Games
ASEAN Para Games 2025 digelar di Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, mulai 20–26 Januari 2026. Ajang olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara tersebut berada di bawah naungan ASEAN Para Sports Federation (APSF).
Sebanyak 11 negara ambil bagian dalam pesta olahraga ini untuk berebut total 493 medali emas. Medali-medali tersebut dibagi melalui 19 cabor resmi serta dua cabor eksebisi.
Kontingen Indonesia berpartisipasi dalam 18 cabor, di antaranya para atletik, para bulu tangkis, para tenis meja, boccia, sepak bola cerebral palsy (CP), sampai bola basket kursi roda.
Secara keseluruhan, Indonesia menurunkan 290 atlet yang tersebar di 18 cabang olahraga tersebut.
Pemerintah menetapkan target mengacu pada pencapaian SEA Games 2025, yakni tembus tiga besar klasemen akhir perolehan medali. Detail target keseluruhan yakni 82 medali emas, 77 medali perak, dan 77 medali perunggu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang