Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Komdis PSSI Jateng Putuskan Diskualifikasi PSIR Rembang dari Liga 4 Jawa Tengah

Kompas.com, 15 Februari 2026, 08:37 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Harapan PSIR Rembang untuk bisa lolos ke Liga 4 putaran nasional dipastikan pupus usai Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah memutuskan untuk memberikan sanksi berat berupa diskualifikasi dan denda.

Komdis PSSI Jateng telah menggelar sidang pada Jumat (13/2/2026) terkait pertandingan PSIR Rembang vs Persak Kebumen pada babak Semifinal Leg Kedua Liga 4 Jateng 2025-2026. 

Komdis PSSI Jawa Tengah akhirnya mengeluarkan Surat Putusan No 103/KD.L4/PSSI.JTG/II/2026 setelah terjadinya pelanggaran berat pada pertandingan PSIR Rembang vs Persak Kebumen di Stadion Krida, Kabupaten Rembang pada Kamis (12/2/2026) lalu.

Baca juga: Imbas Pengeroyokan Wasit di Laga PSIR vs Persak, Exco PSSI Tuntut Sanksi Diskualifikasi

Pada pertandingan itu, PSIR Rembang menelan kekalahan 0-2 dari Persak Kebumen di kandang sendiri dengan agregat 1-3.

Setelah pertandingan usai, aksi invasi suporter tuan rumah masuk ke dalam lapangan dan melakukan pengeroyokan terhadap wasit Dwi Purba Adi Wicaksana.

Belakangan, para suporter menilai jika kepemimpinan Dwi Purba Adi Wicaksana dianggap berat sebelah karena sempat mengabaikan handball di kotak penalti Persak Kebumen.

Selain itu, ditemukan pula aksi pemukulan terhadap pemain lawan saat permainan serta aksi yang tidak terpuji terhadap perangkat pertandingan yang dilakukan oleh Pemain, Panitia Pelaksana Pertandingan dan Penonton atau Suporter.

Baca juga: Kiper PSIR Rembang Dihukum Seumur Hidup Imbas Insiden Tendangan Kungfu di Liga 4

Sanksi PSIR Rembang

Komdis PSSI Jateng menjatuhkan sanksi berat kepada PSIR Rembang dengan jenis " PELANGGARAN REGULASI DAN DISPLIN TENTANG INVASI DAN RUSUH.".

Adapun jenis keputusan yaitu: 

  • SANKSI DISKUALIFIKASI DARI KOMPETISI LIGA 4 JAWA TENGAH 2025-2026. 
  • SANKSI DENDA SEBESAR RP. 45.000.000. 
  • SERTA 6 PERTANDINGAN HOME DENGAN STATUS TANPA PENONTON PADA KOMPETISI LIGA 4 YANG DIIKUTI BERIKUTNYA.

Selain itu, PSIR Rembang juga dijatuhi sanksi dengan jenis " PELANGGARAN REGULASI DAN DISPLIN TENTANG TANGGUNG JAWAB TERHADAP TINGKAH LAKU BURUK PENONTON. LEMPARAN BERUPA KEMASAN BOTOL AIR MINERAL."

Jenis keputusan:

SANKSI DENDA SEBESAR RP. 5.000.000.

Sanksi Panitia Pelaksana Pertandingan

Komdis PSSI Jateng juga menjatuhkan sanksi berat kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSIR Rembang, Abdul Rochman.

Abdul Rochman terjerat jenis pelanggaran "PELANGGARAN REGULASI DAN DISPLIN TENTANG TINGKAH LAKU BURUK PANPEL PSIR REMBANG SDR. ABDUL ROCHMAN. PANPEL DENGAN JOBDES BIDANG SAFETY AND SECURITY OFFICER (SSO) TERSEBUT, SESAAT SETELAH WASIT MENIUP PELUIT TANDA BERAKHIRNYA PERTANDINGAN BERLARI KEARAH WASIT DAN MELAKUKAN TINDAKAN PEMUKULAN DAN TENDANGAN YANG MENGARAH KE WASIT."

Jenis keputusan:

Halaman:


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau