Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kegiatan Ruben Amorim Usai Dipecat Man United, Nonton Tenis di Qatar

Kompas.com, 20 Februari 2026, 07:46 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Usai dipecat Man United, Ruben Amorim, akhirnya muncul ke publik dan terlihat menonton laga Carlos Alcaraz di ajang tenis Qatar Open.

Seperti diketahui, Ruben Amorim tidak lagi melatih Manchester United sejak (5/1/2026) lalu. Posisinya digantikan oleh Michael Carrick yang bertugas secara interim.

Selepas tidak lagi menukangi Setan Merah, Amorim belum mengambil peluang untuk kembali menangani klub dan memilih untuk rehat sejenak.

Dilansir dari Sky Sports, Ruben Amorim pun terlihat di tribune saat Carlos Alcaraz meladeni petenis Rusia, Karen Khachanov di  Qatar Open 2026.

Baca juga: Ruang Ganti Manchester United Memanas Tunggu Kontrak Baru Maguire

Ruben Amorim Bersantai Saksikan Tenis Qatar Open

Reaksi pelatih Manchester United, Ruben Amorim, pada laga Brentford vs Man United di Gtech Community Stadium pada Sabtu (27/9/2025).AFP/JUSTIN TALLIS Reaksi pelatih Manchester United, Ruben Amorim, pada laga Brentford vs Man United di Gtech Community Stadium pada Sabtu (27/9/2025).

Dalam laga yang digelar di Kompleks Khalifa International Tennis and Squash, Doha, Kamis (19/2/2026) tersebut, Alcaraz bermain dalam tiga gim.

Ia menang dengan skor 6-7, 6-4, dan 6-3 atas Khachanov.

Kamera tampak menyorot Ruben Amorim dan komentator pun menyebut bahwa sang pelatih punya waktu luang usai dipecat Manchester United.

Tidak ada yang mengetahui alasan Amorim berada di Qatar atau koneksi sang pelatih dengan dua petenis yang bertanding, Alcaraz atau Khachanov.

Ruben Amorim sendiri memiliki karier yang kurang cemerlang saat menangani Manchester United.

Memang, sejak ditunjuk pada November 2024, Ruben Amorim hanya mampu membawa Manchester United ke final Liga Europa 2025 sebelum kemudian kalah dari Tottenham Hotspur.

Baca juga: Michael Carrick Kritik Ruben Amorim soal Kobbie Mainoo: Dia Punya Kemampuan

Di sisi lain, penampilan Manchester United di Liga Inggris musim 2024-2025 cenderung naik-turun.

Meskipun musim ini mampu membawa Man United bersaing menuju zona Eropa, Amorim kemudian dipecat usai memberikan ungkapan kurang menyenangkan pada petinggi klub.

Komentar itu muncul beberapa saat setelah MU ditahan imbang 1-1 oleh Leeds United pada Januari 2026.

Amorim pun terhitung singkat menangani Manchester United, tepatnya 14 bulan dengan rekor 24 kali menang dari 63 pertandingan sejak tiba dari Sporting CP.

Halaman:


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau