BANDUNG, KOMPAS.com - Bek muda Timnas Indonesia Dion Markx tak mentas di posisi aslinya sebagai bek tengah kala melakoni debut bersama Persib Bandung.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menempatkan Dion Markx di posisi bek sayap kanan dalam laga pekan ke-22 Super League 2025-2026 melawan Persita.
Posisi bek kanan Persib selama ini kerap ditempati oleh talenta muda lain, Kakang Rudianto.
Walau terasa asing dengan posisi barunya, Dion Markx mampu menjalankan tugas dengan baik.
Ia membantu Persib memenangkan laga 1-0 atas tim tamu Persita Tangerang, Minggu (22/2/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Baca juga: Rapor Paruh Musim Super League 2025-2026: Persib dan Persija Catat Penonton Terbanyak
Pemain 20 tahun ini mengaku ingin berkembang di posisi barunya.
“Masuk bermain di posisi baru juga tidak mudah,” kata Dion Markx.
“Saya memang lebih sering bermain sebagai bek tengah dibandingkan bek kanan, tetapi saya menyukainya. Saya juga ingin berkembang di posisi ini,” sebut dia.
Markx bukan satu-satunya pemain yang pernah ditempatkan Bojan Hodak di luar posisi natural.
Sebelumnya, Eliano Reijnders yang selama ini dikenal sebagai pemain sayap, disulap Hodak jadi gelandang bertahan. Ada pula Frans Putros, palang pintu yang pernah diturunkan di posisi bek kiri dan gelandang bertahan.
Baca juga: Alasan Bojan Hodak Baru Memberi Dion Markx Debut Bersama Persib
Pemain Timnas U23 Indonesia Dion Markx saat laga kedua grup J Kualifikasi Piala Asia U23 2026 yang berakhir dengan skor 5-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025) malam.Bergabung dengan Persib adalah satu langkah besar bagi karier profesional Dion Markx.
Sebelumnya ia bermain untuk TOP Oss di divisi dua Liga Belanda. Namun, Markx tak banyak waktu bermain di sana.
Sebelumnya, Markx menghabiskan beberapa musim di kompetisi usia muda bersama NEC Nijmegen.
Markx tak masalah jika dirinya harus bermain di pos bek sayap kanan. Menit bermain dirasa penting bagi pemain muda seperti Markx.