Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksi Kiper Nantes Pura-pura Cedera demi Rekan Setim Buka Puasa di Tengah Laga Ligue 1

Kompas.com, 1 Maret 2026, 18:47 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

Sumber Daily Mail

KOMPAS.com - Penjaga gawang FC Nantes, Anthony Lopes, mendadak viral di jagat maya setelah melakukan aksi heroik yang dianggap sebagai bentuk toleransi tinggi dalam kompetisi Ligue 1 (Liga Perancis).

Anthony Lopes dilaporkan sengaja memalsukan cedera demi memberikan kesempatan bagi rekan-rekan setimnya untuk membatalkan puasa di tengah pertandingan yang sedang berlangsung.

Momen unik ini melibatkan Anthony Lopes saat FC Nantes bertanding melawan Le Havre di kasta tertinggi Liga Perancis pada akhir pekan lalu di Stadion de la Beaujoire.

Di menit ke-74, saat bola keluar lapangan, Lopes tiba-tiba tersungkur dan memegangi area hamstring meski tidak ada kontak fisik dengan pemain lawan, sebuah taktik yang disinyalir kuat untuk membantu pemain Muslim menyantap hidangan berbuka Ramadhan.

Siasat di Tengah Aturan Ketat Perancis

Baca juga: Guardiola Kecam Sorakan Fan Leeds ke Pemain Man City Saat Jeda Buka Puasa

Langkah yang diambil oleh skuad Nantes ini disebut-sebut sebagai cara cerdik untuk menyiasati regulasi ketat di Perancis.

Berbeda dengan liga-liga besar Eropa lainnya, badan pengatur sepak bola di negara tersebut tidak mengizinkan adanya jeda pertandingan secara resmi untuk alasan keagamaan.

Karena aturan medis menyatakan bahwa penjaga gawang yang mengalami cedera tidak wajib meninggalkan lapangan agar laga tetap berjalan, Lopes mendapatkan perawatan medis di dalam lapangan.

Hal ini memastikan bahwa lima pemain Nantes lainnya memiliki waktu yang cukup untuk melipir ke tepi lapangan guna meminum air dan mengonsumsi makanan ringan sebelum laga dilanjutkan kembali.

Perbandingan dengan Liga Inggris dan Jerman

Kondisi di Perancis ini sangat kontras dengan kebijakan di Liga Premier Inggris atau Bundesliga Jerman yang sudah mengadopsi jeda singkat untuk berbuka puasa sejak beberapa musim terakhir.

Di Inggris, wasit sering kali menghentikan laga sejenak setelah matahari terbenam agar pemain bisa mengisi energi.

Baca juga: Cerita Rekor Hambar Didier Drogba dan Akhir Puasa Gelar Tottenham...

Klub-klub besar seperti Liverpool bahkan telah lama melakukan penyesuaian jadwal untuk mendukung kenyamanan pemain mereka.

Penyerang Timnas Senegal, Sadio Mane, merayakan kemenangan atas Maroko di final Piala Afrika 2025. Pertandingan Senegal vs Maroko berlangsung di Stadion Prince Moulay Abdallah, Rabat, pada Senin (19/1/2026) dini hari WIB.AFP/FRANCK FIFE Penyerang Timnas Senegal, Sadio Mane, merayakan kemenangan atas Maroko di final Piala Afrika 2025. Pertandingan Senegal vs Maroko berlangsung di Stadion Prince Moulay Abdallah, Rabat, pada Senin (19/1/2026) dini hari WIB.

Mantan manajer Juergen Klopp dikenal sangat akomodatif terhadap kebutuhan religius para pemainnya selama masa baktinya di Anfield.

Eks bintang mereka, Sadio Mane, pernah mengungkapkan betapa pentingnya dukungan klub selama bulan suci tersebut dalam sebuah wawancara pada tahun 2022.

"Ini tidak mudah karena bermain, berlatih, dan menjalankan Ramadan sama sekali tidak mudah," kata Sadio Mane kepada beIN SPORTS.

"Namun sebelum Ramadan, kami mencoba berbicara dengan kapten Henderson untuk memberi tahu bos bahwa mungkin kami bisa mengubah jadwal dan berlatih di pagi hari."

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Geber Persiapan BAC 2026, Sabar/Reza Latihan Bareng Pelatnas PBSI
Badminton
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau