Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Respons Shayne Pattynama Usai Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Kompas.com, 13 Maret 2026, 01:05 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Shayne Pattynama memberikan komentarnya tentang Timnas Indonesia yang akan tampil di FIFA Series 2026 pada akhir bulan nanti.

Saat menghadiri peluncuran jersey baru Timnas Indonesia buatan Kelme, Kamis (12/3/2026) malam WIB, Shayne Pattynama menyoroti absennya dirinya di skuad Garuda.

Pemain asal Persija Jakarta itu mengaku sedih karena ia harus menjalani masa skorsing dan tak bisa membela Timnas Indonesia dalam waktu dekat.

Skorsing tersebut ia dapat saat tampil di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Irak di laga terakhir.

Baca juga: Kelme Rilis Jersey Baru, Erick Thohir Berharap Timnas Indonesia Hoki

Kekalahan itu yang membuat Garuda harus mengubur mimpinya tampil di Piala Dunia 2026.

"Saya jelas sangat kecewa karena, saya tidak bisa bermain, karena skorsing pertandingan."

"Dan ada banyak emosi yang terlibat di, di putaran keempat, yang membuat saya mengatakan beberapa hal kepada wasit. Dan ya, itu, saya tidak bisa mengubahnya lagi, Anda tahu, saya tidak bisa memutar kembali waktu, sambungnya dalam wawancara kepada awak media.

Tunda Keinginan Tampil di Hadapan Pelatih Baru

Shayne Pattynama mengatakan jika ia sangat bersemangat membela Timnas Indonesia usai peluncuran jersey kali ini.

Meski begitu, ia tak mampu menutupi kekecewaanya usai dipastikan gagal tampil di hadapan John Herdman selaku pelatih baru.

"Saya sangat antusias untuk, untuk tahun yang akan datang. Dan potensi untuk tahun-tahun selanjutnya," ujarnya.

"Tapi, saya kecewa karena sekarang saya tidak bisa, padahal ini bisa jadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan saya kepada pelatih baru pastinya." 

Baca juga: CEO Kelme Ungkap Filosofi Jersey Terbaru Timnas Indonesia: Warisan Sejarah Budaya Indonesia

Meski tak akan bermain, Pattynama berjanji akan tetap datang ke stadion untuk merasakan atmosfer pertandingan di SUGBK.

"Saya akan tetap mendukung dan menonton pertandingannya di GBK pastinya. Dan ya, ekspektasi saya untuk pertandingan ini, saya rasa, semua orang akan sangat 'lapar' (bersemangat)," sambungnya.

Lebih lanjut, ia memprediksi para pemain Timnas Indonesia akan sama-sama antusias selama membela Merah Putih untuk membuktikan kualitasnya di depan pelatih baru. 

"Karena Anda ingin menunjukkan diri Anda kepada pelatih baru, ada seperti energi baru tentunya." 

Baca juga: Resmi! Inilah Penampakan Jersey Baru Kelme dan Timnas Indonesia

Halaman:


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau