Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Curhat Jan Olde Usai Dewa United Gugur di ACGL: Manila Digger Punya Komposisi Unik

Kompas.com, 13 Maret 2026, 19:18 WIB
Ahmad Yasin

Penulis

Sumber Antara

KOMPAS.com - Jan Olde Riekerink menyampaikan kekecewaannya setelah Dewa United Banten FC tersingkir dari AFC Challenge League (ACGL) 2025-2026.

Dewa United gagal melaju ke semifinal usai kalah agregat 2-3 dari Manila Digger pada babak perempat final.

Dewa United kalah 0-1 pada leg pertama di Manila. Pada leg kedua di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2026), laga berakhir imbang 2-2.

Tim tamu sempat unggul lebih dulu melalui gol Pa Ousman Gai dan Modou Joof.

Dewa United lalu membalas lewat dua gol Damion Lowe sehingga skor kembali seimbang.

“Enam hari lalu kami memainkan laga di Manila dan dari pertandingan itu kami bisa melakukan analisis dengan cukup baik," kata Jan Olde dalam laman I.League pada Jumat (13/3/2026).

Baca juga: Hasil Dewa United Vs Manila Digger 2-2: Wakil Indonesia Terakhir di Asia Gugur

Soroti Komposisi Pemain Manila Digger

Menurut Jan Olde, Manila Digger memiliki komposisi pemain unik.

Dalam laga tersebut, klub Filipina menurunkan sembilan pemain asal Afrika di susunan sebelas pemain utama. Tujuh di antaranya berasal dari Gambia.

Situasi ini memberi keuntungan bagi tim tamu karena hubungan antarpemain sudah terbentuk sejak lama.

Juru taktik asal Belanda itu menilai faktor tersebut berpengaruh pada permainan di lapangan.

Pelatih Dewa United FC di Liga 1 2024-2025, Jan Olde Riekerink. KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pelatih Dewa United FC di Liga 1 2024-2025, Jan Olde Riekerink.

Baca juga: Hasil HT Dewa United Vs Manila Digger 0-1: Kambuaya cs Wajib Cetak 3 Gol di Babak Kedua

"Saya pernah bekerja selama dua tahun di Afrika (Cape Town City), jadi saya cukup memahami karakter permainan seperti itu."

"Mereka mengandalkan kekuatan fisik serta permainan oportunis,” kata dia.

Pengalaman melatih di Afrika membuatnya cukup mengenal gaya bermain para pemain dari kawasan tersebut.

Ia menilai tim lawan mampu memaksimalkan aspek fisik dan memanfaatkan peluang di momen penting pertandingan.

Cedera Alex Martins dan Perubahan Taktik

Jan Olde juga menyoroti kondisi skuadnya sebelum pertandingan.

Penyerang utama Alex Martins tidak dapat tampil karena cedera.

Situasi ini membuat lini depan Dewa United harus diubah sejak awal laga.

"Kami sedikit tidak beruntung karena penyerang kami, Alex Martins, mengalami cedera."

"Saat itu kami tidak memiliki pemain lain yang benar-benar bisa menggantikan posisinya sehingga Vico Duarte harus mengisi peran tersebut,” kata dia.

Perubahan taktik dilakukan pada babak kedua setelah Dewa United kembali kebobolan.

Baca juga: Peran Berguinho Jadi Top Assist Persib Bandung Seperti Ciro Alves

Beberapa pemain dimasukkan untuk menambah tekanan ke pertahanan lawan, termasuk Egy Maulana Vikri.

Masuknya Egy membawa pengaruh pada permainan tim. Salah satu aksinya menghasilkan assist untuk Damion Lowe.

“Setelah perubahan tersebut kami mulai menciptakan peluang dan berhasil mencetak dua gol,” kata Jan Olde.

Setelah tersingkir dari kompetisi Asia, Dewa United segera mengalihkan perhatian ke liga domestik.

Tim dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada laga Liga 1 Indonesia di Jakarta International Stadium, Minggu (15/3/2026) pukul 20.30 WIB.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau