KOMPAS.com - Borneo FC Samarinda kehilangan momentum untuk memangkas jarak poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung, dalam balapan perebutan gelar juara.
Hasil Borneo FC vs Persib berkesudahan 1-1 pada laga tunda pekan ke-21 Super League 2025-2026, Minggu (15/3/2026) di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengungkap faktor Borneo tak bisa mengalahkan Persib di kandang sendiri.
Bahkan, Pesut Etam harus kecolongan terlebih dahulu usai kemasukan gol cepat Adam Alis pada menit ke-13.
Mariano Peralta menyelamatkan tim tuan rumah dari kekalahan lewat tendangan penaltinya pada menit ke-84.
Baca juga: Hasil Borneo FC Vs Persib 1-1: Peralta Selamatkan Pesut Etam dari Kekalahan
“Kami tahu betapa sulitnya pertandingan ini karena kualitas pemain yang mereka miliki,” sebut Lefundes.
“Saya sudah mengatakan kemarin bahwa mereka memiliki pemain dengan kualitas yang sama di setiap lini, sehingga mereka mampu mempertahankan level performa yang sangat tinggi sepanjang pertandingan,” tuturnya.
Pelatih Borneo FC di Super League 2025-2026 asal Brasil Fabio Lefundes.Pelatih asal Brasil ini mengakui game plan-nya tak berjalan sesuai harapan. Sehingga, improvisasi perlu dilakukan dengan beberapa perubahan.
Salah satu usahanya adalah mengganti Mohammad Anez dengan Marcos Astina di awal babak kedua agar bisa lebih menguasai permainan dan menambah intensitas suplai bola kepada Peralta dan Koldo Obieta.
“Kami sebenarnya sudah menyiapkan strategi permainan, tetapi strategi itu tidak berjalan sesuai harapan, karena itu kami perlu melakukan perubahan, apalagi ketika Persib mulai bermain sangat bertahan dengan enam pemain di lini belakang.”
“Mereka memiliki pemain seperti Teja (Paku Alam), Berguinho, dan Uilliam (Barros), dan dengan enam pemain bertahan seperti itu memang tidak mudah untuk menembus pertahanan mereka,” bebernya.
Baca juga: Skor Borneo FC Vs Persib 1-1, Kata Hodak Usai Laga dan Insiden Penalti
Pesepak bola Borneo FC Samarinda Christophe Nduwarugira (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Patricio Martin Matricardi (kiri) dalam lanjutan Indonesia Super League 2025/2026 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (15/3/2026). Pertandingan berakhir imbang dengan skor akhir 1-1. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wpa.Butuh kesempurnaan buat mengalahkan Persib Bandung yang tampil solid dan dibekali kedalaman skuad mumpuni.
Lefundes menilai, jika ingin mengalahkan Persib, tim tak boleh melakukan kesalahan sekecil apa pun.
“Untuk menghadapi tim seperti ini, Anda memerlukan strategi individu yang tepat dan tidak boleh melakukan kesalahan,” ujar Lefundes.
“Namun kami sempat melakukan beberapa kesalahan dan itu bagian dari proses permainan,” jelasnya.
Baca juga: Hasil Borneo FC Vs Persib, Marc Klok Kecewa Gagal Beri Kado Ultah
Lefundes mengakui kualitas Persib sebagai juara bertahan dan pemimpin klasemen sementara Super League.
“Dalam pertandingan seperti ini, ketika dua tim sama-sama bermain bagus, mendapatkan satu poin tentu lebih baik daripada tidak mendapatkan apa pun. Kekalahan akan menjadi hasil yang sangat buruk bagi kami,” tukasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang