Penulis
KOMPAS.com - Cremonese tengah berada dalam situasi sulit di Liga Italia (Serie A) 2025-2026.
Tim yang diperkuat Emil Audero kini terperosok ke zona degradasi setelah serangkaian hasil buruk.
Pada awal musim, Cremonese sempat menunjukkan performa positif. Mereka bahkan mencuri perhatian saat mengalahkan AC Milan di San Siro.
Selain itu, tim juga mampu menahan Como 1907 dan Atalanta BC.
Kemenangan terakhir diraih saat mengalahkan US Lecce pada 7 Desember. Saat itu, Cremonese berada di posisi kesembilan dan memiliki jarak aman dari zona bawah.
Namun, setelah itu, hasil negatif terus datang. Dalam 15 pertandingan terakhir, tim hanya meraih empat hasil imbang dan menelan 11 kekalahan.
Baca juga: Hasil Liga Italia Cremonese Vs Fiorentina 1-4, Audero Kebobolan 4 Gol
Situasi semakin sulit setelah Cremonese kalah 1-4 dari ACF Fiorentina pada pekan ke-29.
Laga tersebut berlangsung di kandang sendiri pada Senin (16/3/2026).
Hasil ini membuat Cremonese turun ke posisi ke-18 dengan 24 poin dari 29 pertandingan.
Sementara Fiorentina naik ke peringkat ke-16 dan unggul empat poin.
Dalam pertandingan tersebut, Emil Audero kembali kebobolan dengan mudah.
Salah satu gol tercipta saat tembakan Fabiano Parisi melewati kolong kaki kiper Timnas Indonesia itu pada menit ke-25.
Masalah di lini belakang menjadi sorotan. Minimnya perlindungan dari pemain bertahan membuat tekanan kepada penjaga gawang semakin besar.
Baca juga: Rating Emil Audero Usai Dikolongi dan Diberondong Gol Fiorentina
Pelatih Salernitana, Davide Nicola, pada laga lanjutan Liga Italia kontra Torino di Stadion Arechi, Januari 2023. (Photo by Giuseppe Maffia/NurPhoto) (Photo by Giuseppe Maffia / NurPhoto / NurPhoto via AFP). Kini, Davide Nicola melatih Cremonese.Pelatih Cremonese, Davide Nicola, menyoroti kondisi tim setelah laga. Ia menilai Cremonese sedang mengalami kerentanan, terutama saat menghadapi serangan lawan.