Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Reaksi Pep Guardiola Usai Man City Gagal Lolos: Bela Bernardo Silva

Kompas.com, 18 Maret 2026, 06:42 WIB
Ahmad Yasin

Penulis

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tetap melihat sisi positif meski timnya tersingkir dari Liga Champions (UCL). 

Pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, hasil Man City vs Real Madrid berakhir 1-2 di Stadion Etihad, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Agregat Man City vs Madrid menjadi 1-5.

Meski gagal melaju ke perempat final UCL, Pep Guardiola menegaskan keyakinannya terhadap perkembangan skuad Man City.

"Masa depan akan cerah, tahun depan kami akan kembali," kata Guardiola dalam konferensi pers usai laga.

Ia juga menanggapi kartu merah Bernardo Silva tanpa menyalahkan pemainnya. Seperti diketahui, Bernardo Silva dikartu merah sejak menit ke-20.

"Itu bukan kesalahan, itu kartu merah, yang pertama dalam kariernya. Itu bukan keputusan yang bisa dihindari. Saya tidak akan pernah menyalahkan pemain saya untuk itu, apalagi Bernardo."

Baca juga: Kata-kata Mikel Arteta Usai Arsenal Vs Bayer Leverkusen 2-0: Kami Pantas Lolos

Guardiola mengakui ada rasa kecewa karena timnya tidak bisa bermain dalam kondisi ideal.

"Olahraga selalu penuh tantangan, selalu ada perasaan bahwa kami tidak bisa memainkan pertandingan yang sebenarnya untuk melihat apa yang terjadi."

Ia menambahkan, "Cara kami memulai dan cara kami bermain, kami ingin sekali bermain 11 lawan 11. Tim ini, mereka menghukum Anda ketika Anda melakukan kesalahan."

Man City Masih dalam Proses

Guardiola menyebut beberapa pemainnya masih dalam tahap adaptasi, terutama di level Liga Champions.

Ia mencontohkan sejumlah nama yang baru merasakan pengalaman tersebut.

"[Abdukodir] Khusanov, pertama kali bermain di Liga Champions. [Rayan] Cherki, pertama kali bermain di Liga Champions. Antoine Semenyo, pertama kali bermain di Liga Champions. Mereka butuh waktu," ujarnya.

Menurut Guardiola, timnya belum mencapai kondisi ideal karena berisi wajah-wajah baru yang relatif muda. 

Baca juga: Eberechi Eze Redakan Kekhawatiran Arsenal Jelang Final Carabao Cup

Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, menaklukkan kiper Man City Gianluigi Donnarumma pada laga Liga Champions leg kedua babak 16 besar Man City vs Real Madrid bergulir di Stadion Etihad, Manchester, pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB.AFP/OLI SCARFF Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, menaklukkan kiper Man City Gianluigi Donnarumma pada laga Liga Champions leg kedua babak 16 besar Man City vs Real Madrid bergulir di Stadion Etihad, Manchester, pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB.

"Kami bukanlah tim yang lengkap, itulah kenyataannya. Saya pernah melihat tim Man City yang memiliki semua aspek yang mendefinisikan sebuah tim, namun kami masih belum mencapai level itu."

"Kami adalah tim yang luar biasa. Tetapi kami masih belum menjadi tim yang lengkap," lanjutnya.

Halaman:


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau