Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prakiraan Line Up Arsenal Vs Man City di Final Piala Liga Inggris

Kompas.com, 22 Maret 2026, 17:09 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Arsenal akan memulai misi untuk mendapatkan quadruple dalam laga final EFL Cup atau Piala Liga Inggris 2025-2026 kontra Manchester City.

Jadwal final EFL Cup 2025-2026 Arsenal Vs Manchester City di Stadion Wembley pada hari Minggu (22/03/2026) pukul 23.30 WIB.

Arsenal bersama sang pelatih, Mikel Arteta, akan memulai misi untuk mendapatkan empat gelar semusim dengan mencoba menekuk Manchester City di final EFL Cup 2025-2026.

Meskipun menghadapi laga final, baik Pep Guardiola maupun Mikel Arteta sama-sama akan menurunkan kiper keduanya.

Arsenal akan mengandalkan Kepa Arrizabalaga, sedangkan Manchester City diyakini akan memainkan James Trafford di bawah mistar gawang.

Baca juga: Diincar Manchester City, Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid

Arteta Diprediksi Turunkan Pemain Utama

Selain posisi kiper, Arsenal tidak akan banyak mengubah pemain inti dengan menyiapkan duet William Saliba dan Gabriel Magalhaes di sektor bek tengah.

Sementara, Martin Zubimendi dan Declan Rice akan jadi poros lini tengah dan mengisi posisi double pivot.

Arsenal yang ingin mendapatkan gelar perdana dengan memenangi EFL Cup akan mengandalkan Bukayo Saka di sisi kanan dan Leandro Trossard di sisi sayap kiri, juga Viktor Gyokeres di posisi penyerang tengah.

Mikel Arteta sebagai pelatih Arsenal menyambut duel lawan Manchester City yang merupakan final pertama di cup competition sejak 2020.

Seperti diketahui, Arsenal terakhir kali mendapatkan piala domestik pada 2020, yaitu FA Cup.

Baca juga: Arsenal Vs Man City: Misi Quadruple Meriam London Dimulai

"Sebagai sebuah klub, ada banyak kenangan indah bermain di Stadion Wembley, termasuk final tahun 2020, tetapi tim ini sangat berbeda dengan tim yang memenangkan Piala FA pada tahun 2020, jadi sekarang saatnya kami menciptakan kenangan baru," ujar Arteta.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, berbicara dengan Tijjani Reijnders saat jeda pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Chelsea di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 4 Januari 2026.AFP/OLI SCARFF Manajer Manchester City, Pep Guardiola, berbicara dengan Tijjani Reijnders saat jeda pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Chelsea di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 4 Januari 2026.

Guardiola Merasa Manchester City Akan Berkembang

Di sisi lain, Manchester City diprediksi akan mengandalkan duet bek tengah Ruben Dias dan Abdukodir Khusanov sebagai pelindung James Trafford.

Sementara, Bernardo Silva dan Rodri akan diandalkan sebagai pemain tengah untuk mendukung trio penyerang Manchester City yang diisi oleh Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki.

Pep Guardiola dalam konferensi pers mengungkap bahwa performa Manchester City memang belum mencapai puncak.

Namun, Guardiola berujar bahwa Manchester City akan terus berkembang dan bisa segera memenangkan gelar.

Baca juga: Arsenal Vs Man City: Rekor Sempurna Mikel Arteta di Wembley

Halaman:


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau